Kompas.com - 08/10/2020, 11:53 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Puluhan warga Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, mengalami keracunan massal seusai menyantap nasi kuning di acara ulang tahun seorang anak pada Rabu (7/10/2020) malam.

Para korban mulai merasakan pusing, mual-mual dan muntah-muntah sejak Kamis (8/10/2020) dini hari sampai langsung dievakuasi ke Puskesmas Karanganyar, Kawalu dan Puskesmas Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

"Awalnya kami sekeluarga ada acara ulang tahun dan membuat nasi kuning atau tumpeng untuk makanannya," jelas Anwar (43), salah seorang ayah korban di Puskesmas Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Kamis siang.

Baca juga: 38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

"Anak saya langsung mual-mual dan muntah-muntah terus menerus dan langsung dibawa ke Puskesmas Mangkubumi."

"Pas paginya, saya dapat kabar ramai di grup WhatsApp bahwa semua yang hadir keracunan nasi kuning sama. Banyak puluhan orang." 

Anwar mengaku dirinya pun sama menyantap nasi kuning acara ulang tahun tersebut tapi tak terlalu banyak.

Dirinya hanya mengalami diare dan tak terlalu parah sehingga tak sampai menjalani perawatan.

"Namun, anak saya dan tetangga saya orang dewasa yang di Kampung Cilange, Kelurahan Karikil, yang makan nasi kuning itu semuanya keracunan sama, muntah-muntah," tambah Anwar.

Baca juga: Demo di Tasikmalaya, Gerbang Kantor DPRD Roboh Dijebol Massa

Sebagian besar korban berusia anak-anak dan ibu-ibu yang saat itu mendampingi anaknya saat acara ulang tahun serta memakan nasi kuning yang sama.

Mereka mengalami gejala sama muntah-muntah sampai badannya lemas dan mendapatkan perawatan.

"Bukan hanya anak-anak yang parah, banyak juga orang dewasa yang parah," tambahnya.

Sementara itu, Komandan Koramil 1203 Kawalu Kodim 0612 Tasikmalaya, Mayor Inf Iwan Suwanto, membenarkan kejadian keracunan massal yang terjadi di wilayahnya yang diduga akibat memakan nasi kuning di sebuah acara ulang tahun anak di Kampung Cilange, Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Baca juga: Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

 

Undangan untuk 100 orang

Sampai sekarang sudah puluhan orang yang dirawat di ruang darurat Puskesmas Mangkubumi, karena di Puskesmas Karanganyar sudah tak tertampung lagi.

"Saya pertama mendapatkan informasi dari Babinsa setempat bahwa ada banyak korban keracunan di Mangkubumi," kata Iwan di Puskesmas Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Kamis siang.

"Kalau jumlah korban kita masih mendata pastinya. Tapi sesuai data yang diperoleh dari 100 undangan, yang hadir di acara itu ada 80 orang." 

Sampai berita ini diturunkan, proses evakuasi korban masih dilakukan oleh beberapa unit mobil ambulans dari tiap rumah korban ke Puskesmas Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Korban mulai anak-anak dan dewasa sedang menjalani perawatan intensif tenaga medis Puskesmas setempat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Regional
Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Regional
Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Regional
Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.