Cerita Kampanye di Pilkada Mojokerto, Edukasi Protokol Kesehatan Jadi Materi Wajib

Kompas.com - 07/10/2020, 16:57 WIB
Tiga pasangan calon kepala daerah di Pilkada Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, membacakan pakta integritas kepatuhan terhadap protokol kesehatan untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19, Kamis (24/9/2020). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍTiga pasangan calon kepala daerah di Pilkada Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, membacakan pakta integritas kepatuhan terhadap protokol kesehatan untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19, Kamis (24/9/2020).

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Kampanye tatap muka masih menjadi primadona bagi peserta Pilkada Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, di tengah pandemi Covid-19.

Pilkada Kabupaten Mojokerto 2020 diikuti tiga pasangan calon (paslon) kepala daerah. Di antaranya, paslon nomor urut 1 Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra, paslon nomor urut 2 Yoko Priyono-Choirun Nisa, dan pasangan nomor urut 3 Pungkasiadi-Titik Masudah.

Ketiga paslon menggalang dukungan menggunakan berbagai metode, seperti tatap muka, media sosial, serta lewat alat peraga berupa masker dan hand sanitizer.

Kompas.com mengikuti aktivitas kampanye tatap muka tiga calon kepala daerah yang bertarung di Pilkada Mojokerto 2020 selama 11 hari pertama masa kampanye.

Calon kepala daerah yang diikuti adalah Muhammad Al Barra, Yoko Priyono, dan Titik Masudah.

Pantauan Kompas.com, ketiga calon kepala daerah itu melakukan kampanye tatap muka secara door to door atau menggelar pertemuan yang dihadiri peserta dengan jumlah terbatas.

Baca juga: Jangan Ada Natalia Lain Selain Saya Setelah Insiden Ini...

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Muhammad Al Barra

Kontestan dari nomor urut 1, Muhammad Al-Barra melakukan kampanye tatap muka di Desa Ngastemi, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto pada Selasa (6/10/2020).

Barra berkampanye di salah satu rumah warga yang dihadiri puluhan pendukung. Mereka duduk di ruang depan, teras, dan menyebar di halaman rumah.

Sebelum menyampaikan materi, pasangan dari Ikfina Fahmawati menjelaskan pentingnya penerapan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Di hadapan warga yang menghadiri kampanye, calon wakil bupati Mojokerto itu menyampaikan, kampanye tak bisa dilakukan seperti pilkada sebelumnya.

"Kenapa ini saya sampaikan, sekarang situasinya masih pandemi. Kampanye kita berbeda dengan sebelum-sebelumnya karena ada batasan-batasan yang harus kita ikuti," ujar Barra.

Ditemui usai kampanye, Barra memastikan penerapan protokol kesehatan dilakukan saat kampanye.

Muhammad Al Barra, kontestan Pilkada Kabupaten Mojokerto nomor urut 1. Calon Wakil bupati itu melakukan kampanye tatap muka dan door to door di wilayah Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Selasa (6/10/2020).KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ Muhammad Al Barra, kontestan Pilkada Kabupaten Mojokerto nomor urut 1. Calon Wakil bupati itu melakukan kampanye tatap muka dan door to door di wilayah Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Selasa (6/10/2020).
Setiap kampanye, Barra memastikan warga memakai masker dan mematuhi protokol kesehatan.

"Sejak awal kami berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan. Jadi siapa pun yang terlibat dalam kegiatan kampanye kami, harus disiplin mengikuti protokol," kata Muhammad Al Barra kepada Kompas.com, Selasa (6/10/2020).

Yoko Priyono

Hal senada juga dilakukan Yoko Priyono selama kampanye. Ia memastikan para pendukung menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Menurut Yoko, Pilkada Serentak 2020 cukup istimewa karena harus dilakukan dengan cara berbeda.

"Karena apa, di situlah kita harus benar-benar menjaga masyarakat dan mengedukasi masyarakat agar pandemi Covid-19 bisa diatasi bersama," kata Yoko saat bertemu pendukungnya pada, Rabu (30/9/2020).

Sebelum menyapa pendukungnya, mantan Kepala Dinas UMKM Pemkab Mojokerto itu memastikan setiap orang yang hadir menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Kasus Uang Rp 100.000 Berserakan di Mobil Pendukung Paslon di Mojokerto Bukan Pelanggaran Pilkada

"Alhamdulillah, saya bersyukur semua yang hadir mematuhi protokol kesehatan. Karena Covid-19 itu berbahaya, kita tidak pernah tahu penularannya," kata Yoko mengawali sambutan saat bertemu pendukungnya di wilayah Gedek, Kabupaten Mojokerto.

Untuk sarana kampanye dan upaya mematuhi protokol kesehatan, pasangan Yoko Priyono-Choirun Nisa menyediakan masker dan hand sanitizer selama masa kampanye.

Titik Masudah

Calon lainnya, Titik Masudah juga berkampanye dengan mendatangi rumah warga di Desa Talok, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto, pada Sabtu (3/10/2020).

Sembari mempromosikan diri dan nomor urutnya untuk dipilih saat pemungutan suara, Titik juga mengimbau calon pemilih untuk mengenakan masker saat bepergian ke tempat publik.

"Kalau bepergian, maskernya dipakai ya Bu," ujar adik Menteri Tenaga Kerja (Menaker) tersebut kepada salah satu warga Desa Talok.

Yoko Priyono, kontestan Pilkada Kabupaten Mojokerto nomor urut 2. Calon Bupati itu menemui para pendukungnya di wilayah Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Rabu (30/9/2020).KOMPAS.COM/HANDOUT Yoko Priyono, kontestan Pilkada Kabupaten Mojokerto nomor urut 2. Calon Bupati itu menemui para pendukungnya di wilayah Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Rabu (30/9/2020).
Sebelum meninggalkan pemilik rumah, Titik menyempatkan diri menyampaikan pentingnya menghindari sentuhan fisik sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Menurut Titik, memberi pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Pesan itu wajib diberikan kepada para calon pemilih.

"(Pesan) itu selalu kami sampaikan. Harapan kami masyarakat bisa disiplin menerapkan protokol kesehatan agar pandemi segera berlalu," kata Titik kepada Kompas.com.

Titik merupakan pasangan Pungkasiadi, calon bupati petahana di Pilkada Kabupaten Mojokerto.

Selain melakukan kampanye tatap muka dan daring, pasangan ini juga memanfaatkan masker dan hand sanitizer sebagai alat peraga kampanye.

Komitmen Jalankan Protokol

Setelah ditetapkan sebagai pasangan calon di Pilkada Mojokerto 2020, para kontestan meneken pakta integritas untuk mematuhi protokol kesehatan saat kampanye.

Baca juga: Bawaslu Mojokerto: Ada 9 Kali Kampanye yang Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Pakta integritas itu memuat tiga poin untuk mematuhi protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

Pada poin pertama, para kontestan di Pilkada Kabupaten Mojokerto siap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 pada setiap tahapan pilkada.

Kedua, seluruh pasangan calon kepala daerah mengutamakan kesehatan dan keselamatan para pihak dan pemangku kepentingan dalam pelaksanaan seluruh tahapan.

Ketiga, mereka siap menerima sanksi sesuai peraturan yang berlaku jika melanggar peraturan mengenai protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Menurut Barra, tak ada aturan yang mewajibkan memberikan edukasi kepada warga tentang protokol kesehatan. Tetapi, calon kepala daerah telah berkomitmen.

"Jadi anjuran agar semua orang menjalankan protokol kesehatan selalu kami sampaikan, setiap pertemuan," kata Barra.

Titik Masudah, kontestan Pilkada Kabupaten Mojokerto nomor urut 3. Calon wakil bupati itu melakukan kampanye tatap muka dengan cara mendatangi rumah-rumah warga di wilayah Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (3/10/2020).KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ Titik Masudah, kontestan Pilkada Kabupaten Mojokerto nomor urut 3. Calon wakil bupati itu melakukan kampanye tatap muka dengan cara mendatangi rumah-rumah warga di wilayah Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (3/10/2020).
Pernyataan senada disampaikan Yoko Priyono. Menurut Yoko, kampanye di masa pandemi menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

"Kami selaku kandidat, sedapat mungkin mengedukasi masyarakat untuk menjaga dan mematuhi protokol kesehatan," ujar Yoko.

Sementara Titik Masudah mengaku kesulian menghadapi masyaraka saat berkampanye tatap muka di lapangan. 

Masyarakat, kata dia, telah terbiasa berjabat tangan.

"Memang sulit dan serba salah ketika berhadapan dengan masyarakat yang terbiasa bersalaman. Tetapi kami tetap harus menyampaikan dan memperkenalkan cara bersalaman tanpa saling bersentuhan," ungkap Titik.

Pengawasan berjenjang

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto belum menemukan pelanggaran serius terkait penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga: Fakta Mobil Timses Paslon Pilkada Mojokerto Berisi Uang Pecahan Rp 100.000, Uang Pribadi untuk Beli Tanah

Ketua Bawaslu Mojokerto Aris Fahrudin Asy'at mengatakan, terdapat sembilan kali kampanye yang tak mematuhi protokol kesehatan saat awal masa kampanye.

"Namun sudah diselesaikan di lapangan oleh jajaran pengawas, di mana dilakukan imbauan secara lisan," kata Fahrudin, saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (6/10/2020).

Menurutnya, pengawas dari Bawaslu lansung memberikan teguran ketika melihat indikasi pelanggaran protokol kesehatan. Sehingga, pelanggaran serius bisa dicegah.

Kepatuhan masyarakat dan kontestan pilkada saat kampanye tatap muka menjadi salah satu fokus Bawaslu.

Bawaslu, kata Fahrudin, melakukan pengawasan berjenjang agar setiap kontestan dan calon pemilih disiplin mematuhi protokol kesehatan.

"Setiap lokasi kampanye ada petugas dari Bawaslu yang mengawasi, minimal lima orang. Ada juga anggota polisi yang mengawasi, jadi ketika ada potensi pelanggaran protokol kesehatan, langsung kami ingatan," ujar Fahrudin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.