Kompas.com - 07/10/2020, 16:43 WIB
Screenshot website KPU Jember yang diretas oleh oknum tidak bertanggung jawab pada Selasa (6/10/2020) Kompas.com/ScreenshotScreenshot website KPU Jember yang diretas oleh oknum tidak bertanggung jawab pada Selasa (6/10/2020)

JEMBER, KOMPAS.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember resmi melaporkan kasus peretasan situs web KPU kepada Polres Jember, Rabu (7/10/2020).

KPU meminta agar pelaku peretasan itu bisa dilacak oleh pihak kepolisian.

Anggota Komisioner KPU Jember Andi Wasis menuturkan, pihaknya memilih melaporkan karena konten situs web KPU diganti dengan hal yang tidak senonoh, yakni tulisan tak pantas yang ditujukan kepada DPR.

“Konten kami anggap tidak patut, akhirnya kami laporkan,” kata Andi Wasis kepada Kompas.com via telepon, Rabu.

Baca juga: Diretas 2 Kali, Ada Kalimat Umpatan kepada DPR di Situs KPU Jember

 

Menurut dia, selain meminta pelaku peretasan ditangkap, dia juga meminta agar mengembalikan situs web kembali normal.

Ketua Komisioner KPU Jember M Syai’in menambahkan, pihaknya mendatangi Mapolres Jember pukul 01.00 WIB dini hari.

Tujuannya untuk melaporkan kasus peretasan situs web KPU.

“Kami melaporkan secara tertulis terkait website kami yang diretas,” tambah dia.

Syai’in berharap agar pihak kepolisian bisa segera mengusut kasus tersebut.

Sebab, sampai sekarang, situs web KPU Jember masih belum bisa dibuka.

KPU Jember juga sudah melaporkan peretasan situs web tersebut kepada KPU Provinsi Jawa Timur.

Sedangkan untuk laporan ke KPU RI, berada di wilayah KPU Jatim.

“Kami belum tahu apa motif peretasan tersebut,” ucap dia.

Sementara itu, KBO Reskrim Polres Jember Iptu Solehkan Arif menambahkan, KPU sudah melaporkan tindak pidana peretasan itu pada Polres Jember.

Baca juga: 8 Kepala OPD Jember Penuhi Undangan DPRD, Tak Pernah Terjadi Saat Bupati Faida Aktif

“Benar, ketua KPU laporan sekitar pukul 01.00 WIB dini hari,” ucap dia.

Selanjutnya, Polres Jember masih berkoordinasi dengan tim siber Polda Jatim terkait laporan tersebut. 

Sebelumnya diberitakan, situs web Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember diretas oleh oknum tidak bertanggung jawab pada Selasa (6/10/2020).

Situs web tersebut bertuliskan kata-kata umpatan untuk DPR dengan beberapa foto. Di dalamnya tertulis "hacked by King./Soapres_h7".



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X