Hendak Diperkosa Saat Mandi, Perempuan Tanpa Identitas Tewas Tercebur Sumur, Ini Kronologinya

Kompas.com - 07/10/2020, 12:17 WIB
Ilustrasi tewas SHUTTERSTOCKIlustrasi tewas
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Seorang perempuan tanpa identitas tewas tercebur sumur saat hendak diperkosa oleh NP (41) warga Jalan Supratman Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu.

Kejadian tersebut berawal saat NP yang bekerja di sebuah kafe bertemu dengan korban pada Minggu (4/10/2020) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kepada NP, korban yang hanya membawa satu kantong plastik berisi satu pasang pakaian mengaku ingin menumpang mandi.

Baca juga: Berontak Hendak Diperkosa Saat Numpang Mandi, Wanita Ini Tewas Tercebur Sumur

Korban kemudian dibawa NP ke rumah orangtuanya yang tak jauh dari Tugu Adipura. Ia kemudian menggelar tikar untuk istirahat perempuan yang baru ia kenal.

Di rumah tersebut ada orangtua dan adik NP. Tak lama kemudian, orangtua NP menyuruh adik NP membeli gas.

Sementara perempuan tanpa identitas itu sedang di kamar mandi.

Mengetahui rumah dalam keadaan kosong, NP mengintip korban yang sedang mandi dan muncul niat untuk memperkosanya.

Baca juga: Seorang Wanita Tewas Tercebur ke Sumur karena Kaget Hendak Diperkosa

NP kemudian mendorong pintu kamar mandi yang ternyata tidak terkunci. Saat korban selesai mandi dan berganti pakaian, NP memeluknya dari belakang.

Korban reflek menginjak kursi pendek dan tercebur masuk ke dalam sumur.

Menurut Kapolres Labuhanbatu AKBP Deny Kurniawan, NP sempat menunggu selama satu jam di dalam kamar mandi.

Karena korban tak kunjung keluar dari sumur, NP pura-pura bertanya ke anggota keluarga lain dan pura-pura mencari korban.

Baca juga: Jembatan Gantung Penghubung 2 Desa di Kaltim Putus, 50 Warga Tercebur ke Sungai

"Kurang lebih 1 jam tersangka menunggu di dalam kamar mandi. Selama 1 jam itu, korban tidak keluar dari dalam sumur, kemudian tersangka keluar sambil berpura-pura kepada kakaknya, 'Kamu lihat gak perempuan keluar dari dalam kamar mandi'. Kakaknya bilang tidak ada. Kemudian tersangka keluar lagi seolah-olah mencari korban," katanya.

Setelah pura-pura mencari korban, NP kembali ke rumah dan malam hari bekerja di kafe seperti biasa.

Baca juga: Kecelakaan Mobil yang Tercebur ke Kalimalang, Sopir Jadi Tersangka

Pada Senin (5/10/2020) sekitar pukul 04.30 WIB, adik NP melihat perempuan tanpa identitas itu mengapung di dalam sumur.

Ia pun segera melapor ke polisi.

Setelah mengumpulkan informasi dan alat bukti, NP ditetapkan sebagai tersangka.

"Kita kenakan pasal 359 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara karena lalainya mengakibatkan orang meninggal dunia," katanya.

Baca juga: Diculik 23 Hari, Anak Berkebutuhan Khusus Diperkosa Tukang Bakso hingga 14 Kali

Identitas diketahui dari sidik jari

Ilustrasi sidik jariShutterstock Ilustrasi sidik jari
Polisi mengatakan pihaknya sempat kesulitan mengungkap jati diri korban karena saat ditemukan sama sekali tidak ada identitas yang melekat.

Berdasakan sidik jari, korban diketahui bersama Rochayani berumur sekitar 43 tahun dengan pekerjaan mengurus rumah tangga.

Dari data yang ada, Rochayani tinggal di Jalan Karang Jawa Nomor 68, Kalimantan Timur.

Kapolres mengatakan dari hasil analisis korban diketahui meninggal dengan paru-paru berisi air. Ada kemungkinan, korban terbentur dan tak sadarkan diri saat di dalam sumur sehingga paru-parunya kemasukan air.

"Kita tidak tahu seberapa dalam sumurnya. Bibir sumur hanya 40 cm dan korban mengambang," katanya.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Dewantoro | Editor: Farid Assifa)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Jumlah Limbah, Mahasiswa Unpad Gagas Masker Kain dengan Efektivitas Masker Medis

Tekan Jumlah Limbah, Mahasiswa Unpad Gagas Masker Kain dengan Efektivitas Masker Medis

Regional
Nelayan Temukan Hiu Berwajah Mirip Manusia, Sempat Dibuang karena Takut

Nelayan Temukan Hiu Berwajah Mirip Manusia, Sempat Dibuang karena Takut

Regional
Wali Kota Tegal Laporkan Wakilnya ke Polisi, Dugaan Rekayasa Kasus dan Pencemaran Nama Baik

Wali Kota Tegal Laporkan Wakilnya ke Polisi, Dugaan Rekayasa Kasus dan Pencemaran Nama Baik

Regional
Pilu, Bocah 10 Tahun Meninggal Setelah Diduga Diperkosa, Sempat Demam dan Muntah Darah

Pilu, Bocah 10 Tahun Meninggal Setelah Diduga Diperkosa, Sempat Demam dan Muntah Darah

Regional
Usai Tikam Warga, Seorang Pencuri Tewas Dihajar Massa, Ini Kronologinya

Usai Tikam Warga, Seorang Pencuri Tewas Dihajar Massa, Ini Kronologinya

Regional
Penjelasan Lengkap 4 Petugas Forensik Tersangka Penistaan Agama hingga Dibebaskan

Penjelasan Lengkap 4 Petugas Forensik Tersangka Penistaan Agama hingga Dibebaskan

Regional
Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Regional
Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Regional
Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Regional
Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Regional
Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Regional
Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Regional
Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Regional
Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X