Kompas.com - 07/10/2020, 11:26 WIB
Konvoi mahasiswa sepanjang 2 KM mendatangi gedung DPRD Lampung KOMPAS.com/TRI PURNA JAYAKonvoi mahasiswa sepanjang 2 KM mendatangi gedung DPRD Lampung

LAMPUNG, KOMPAS.com - Ribuan mahasiswa berkonvoi mendatangi gedung DPRD Lampung untuk meminta pencabutan Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja.

Berdasarkan pantauan Kompas.com pada Rabu (7/10/2020) pagi, ribuan mahasiswa dari sejumlah kampus ini berkonvoi hingga sepanjang 2 kilometer.

Panjangnya konvoi membuat Jalan Radin Intan II, mulai dari Masjid At Taqwa hingga Tugu Adipura dipenuhi sepeda motor massa aksi.

Ribuan mahasiswa ini tergabung dalam Aliansi Lampung Memanggil yang terdiri dari BEM Unila, BEM FMIPA Unila, BEM FKIP Unila, BEM FT Unila, DPM Unila, BEM Polinela, BEM FH UBL, KM Itera, BEM Poltekes, LMND-DN, KAMMI, SMI, dan sejumlah elemen mahasiswa lain.

Baca juga: Forum Buruh Lampung: Pemerintah Seharusnya Fokus Atasi Pandemi

Jenderal Aliansi Lampung Memanggil, Irfan Fauzi Rachman mengatakan, aksi akbar kali ini adalah untuk menolak Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) yang telah disahkan oleh DPR RI.

"Kami menuntut agar UU Ciptaker dicabut," kata Irfan, Rabu (7/10/2020).

Irfan menambahkan, pihaknya juga mengecam pemerintah dan DPR RI yang telah mengesahkan RUU Ciptaker secara diam-diam tanpa memperdulikan suara rakyat.

Sementara itu, aparat kepolisian dan Satpol PP telah berjaga di pintu masuk kompleks gedung DPRD Lampung sejak pagi.

Baca juga: Aliansi Gerak Perempuan Desak DPR Cabut Pengesahan UU Cipta Kerja

Kepolisian juga menyiapkan water cannon untuk mengantisipasi jika terjadi kericuhan dalam aksi massa tersebut.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X