5 Orang Diamankan Saat Ricuh Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja di Banten

Kompas.com - 07/10/2020, 06:42 WIB
Unjuk rasa mahasiswa Banten berakhir ricuh KOMPAS.com/RASYID RIDHOUnjuk rasa mahasiswa Banten berakhir ricuh

SERANG, KOMPAS.com - Sebanyak lima orang pengunjuk rasa diamankan pihak kepolisan saat aksi demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di depan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanudin, Banten.

Kelimanya diamankan karena melakukan perlawanan saat petugas kepolisan meminta para demonstran untuk membubarkan diri.

"Lima orang kita tangkap. Masih kita periksa dalami kira-kira keterlibatan sejauh mana. Yang jelas dia melakukan aktivitas perlawanan terhadap petugas," kata Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar kepada wartawan, Selasa (6/10/2020).

Baca juga: Alasan Polisi Bubarkan Unjuk Rasa Mahasiswa hingga Berujung Bentrok di Banten

 

Fiandar menyebutkan, kelima orang yang diamankan itu tidak hanya mahasiswa, tetapi juga pelajar dan pedagang.

"Ada yang pelajar ada juga yang pedagang. Ini akasi mahasiswa yang sudah disusupi. Kelompok ini yang sedang kita dalami link-nya ke mana," ungkap Fiandar.

Baca juga: Unjuk Rasa Mahasiswa di Banten Berakhir Ricuh, Pejabat Polisi Terluka

 

Saat ini, kelima orang yang diamankan masih dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisan guna mengetahui motifnya.

"Nanti kita dalami apa kira-kira motivasi dan lain sebagainya. Masih perlu pemeriksaan lebih lanjut," kata Fiandar.

Fiandar menyebutkan, dua anggota polisi mengalami luka-luka akibat bentrokan itu. Salah satunya adalah Karoops Polda Banten Kombes Pol Amiludin Roemtaat.

"Ada dua anggota kita yang terluka. Tapi nggak terlalu berat," tandasnya.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X