"DPR Saja Boleh Bahas RUU Malam-malam, Masak Kita Enggak Boleh Aksi?"

Kompas.com - 06/10/2020, 17:44 WIB
Aksi penolakan pengesahan UU Omnibus Law oleh mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang pada Senin (5/10/2020) malam kemarin yang berlangsung di jalan Pom VIII tepatnya di depan gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan sekitar pukul 23.00WIB. Aksi yang berlangsung sekitar 30 menit itu dibubarkan oleh pihak kepolisian setempat karena tak memiliki izin. HANDOUTAksi penolakan pengesahan UU Omnibus Law oleh mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang pada Senin (5/10/2020) malam kemarin yang berlangsung di jalan Pom VIII tepatnya di depan gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan sekitar pukul 23.00WIB. Aksi yang berlangsung sekitar 30 menit itu dibubarkan oleh pihak kepolisian setempat karena tak memiliki izin.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Unjuk rasa sebagai bentuk penolakan terhadap pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja sempat berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan, pada Senin (5/10/2020) malam.

Mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang melakukan aksi di jalan Pom VIII, tepatnya di depan Gedung DPRD Sumatera Selatan.

Aksi tersebut berlangsung sekitar pukul 23.00 WIB.

Baca juga: Ridwan Kamil Sarankan UU Cipta Kerja Diterima Dulu, lalu Dievaluasi

Para mahasiswa ini pun sempat melakukan orasi selama 30 menit dengan diiringi aksi bakar ban.

Tak lama setelah itu, petugas dari Polrestabes Palembang langsung datang ke lokasi dan membubarkan unjuk rasa tersebut.

Polisi juga mengangkut kendaraan yang digunakan para mahasiswa tersebut.

Video pembubaran aksi unjuk rasa mahasiswa itu kemudian tersebar.

Baca juga: Sahkan UU Cipta Kerja, DPR Dianggap Impostor, Apa Artinya?

Presiden Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Satria Prima mengakui bahwa mereka menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumsel pada Senin malam.

Satria menjelaskan, aksi itu dilakukan secara spontan, setelah DPR RI mengetuk palu dan mengesahkan omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja.

"DPR saja bahas RUU Omnibus Law malam-malam, masak kita enggak boleh aksi malam-malam,” kata Satria saat dikonfirmasi melalui telepon.

Baca juga: 35 Investor Asing Nyatakan Keresahannya terhadap Pengesahan UU Cipta Kerja

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berzina dengan Istri Orang, Oknum Anggota DPRD di Maluku Jadi Tersangka

Berzina dengan Istri Orang, Oknum Anggota DPRD di Maluku Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 Januari 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 Januari 2021

Regional
Banjir Bandang di Bogor, Komisi IV Minta 220 Rumah di Gunung Mas Direlokasi

Banjir Bandang di Bogor, Komisi IV Minta 220 Rumah di Gunung Mas Direlokasi

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Januari 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 Januari 2021

Regional
Lakukan Vaksinasi Massal, RSUD dr Sardjito Catatkan Rekor Muri

Lakukan Vaksinasi Massal, RSUD dr Sardjito Catatkan Rekor Muri

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak 27 Bangunan di Kulon Progo

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak 27 Bangunan di Kulon Progo

Regional
Setahun Pandemi, Banten Akhirnya Punya Perda Sanksi Pelanggar Prokes Covid-19

Setahun Pandemi, Banten Akhirnya Punya Perda Sanksi Pelanggar Prokes Covid-19

Regional
Baru Kenal dan Ingin Menjadi Pacar, Pemuda Ini Bunuh Siswi SMP yang Menolaknya

Baru Kenal dan Ingin Menjadi Pacar, Pemuda Ini Bunuh Siswi SMP yang Menolaknya

Regional
Kata Wagub Jabar Usai Suntik Kedua Vaksin Covid-19: Alhamdulillah, Tidak Ada Gejala Apa Pun...

Kata Wagub Jabar Usai Suntik Kedua Vaksin Covid-19: Alhamdulillah, Tidak Ada Gejala Apa Pun...

Regional
Terlilit Utang, Seorang Pegawai Minimarket Curi Uang di Brankas Lalu Bakar Toko

Terlilit Utang, Seorang Pegawai Minimarket Curi Uang di Brankas Lalu Bakar Toko

Regional
Vaksinasi bagi Tenaga Kesehatan di Karawang Ditargetkan Rampung Maret

Vaksinasi bagi Tenaga Kesehatan di Karawang Ditargetkan Rampung Maret

Regional
Pengakuan Suami yang Memerkosa Rekan Kerja Dibantu Istri Pelaku

Pengakuan Suami yang Memerkosa Rekan Kerja Dibantu Istri Pelaku

Regional
Kisah Pilu Indri dan Dani, Orangtua Terkubur Longsor Beberapa Jam Sebelum Akad Nikah

Kisah Pilu Indri dan Dani, Orangtua Terkubur Longsor Beberapa Jam Sebelum Akad Nikah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X