Kompas.com - 06/10/2020, 16:39 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Tebing dengan tinggi sekitar 15 meter dekat pemukiman warga di Kampung Sukahurip, Desa Cikalong, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, longsor akibat cuaca buruk guyuran hujan deras setiap harinya, Selasa (6/10/2020).

Sebanyak 115 warga setempat terpaksa mengungsi ke sebuah madrasah yang jauh dari lokasi kejadian dan dinilai aman dari bencana longsor susulan.

"Longsor terjadi sejak sore kemarin sampai sekarang, pengungsi 50 orang dan sekarang jumlahnya bertambah sampai 115 orang terpaksa meninggalkan rumah akibat tebing longsor dekat pemukiman. Hujan terus mengguyur membuat rawan longsor susulan sampai tanah bergerak. Beberapa rumah warga hampir tergerus longsor," jelas Kepala Seksi Trantib Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, Wawan, kepada wartawan, Selasa siang.

Baca juga: Pemkot Tasikmalaya Butuh Tenaga Medis Tambahan untuk Pasien Covid-19

Akibat longsor itu pun, lanjut Wawan, kolam ikan warga dan saluran irigasi tertutup oleh tumpukan material longsoran tanah dengan tinggi sekitar 15 meter dan luas sekitar 70 meter.

Beruntung kejadian itu tak menyebabkan korban jiwa karena longsor tebing tersebut jaraknya beberapa meter dari deretan rumah warga terdekat.

"Kami bersama Koramil, Polsek telah berupaya mengevakuasi warga menjauh dari lokasi dan mereka sekarang telah menempati Madrasah. Namun, warga lainnya terus berdatangan ke lokasi yang aman karena longsoran material terus terjadi dalam kondisi adanya pergerakan tanah menutup areal tersebut," tambahnya.

Baca juga: Muncul Klaster Pesantren Baru di Kota Tasikmalaya, Proses KBM 2 Ponpes Dihentikan

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Nuraedidin, membenarkan beberapa kejadian bencana terjadi di beberapa wilayahnya akibat cuaca buruk sepekan terakhir ini.

Longsor terjadi juga di Kecamatan Cibalong, Cikatomas dan Sodonghilir dalam kurun waktu beberapa hari terakhir saat wilayahnya terus diguyur hujan tiada henti.

"Kami sudah menerjunkan anggota BPBD ke lokasi bencana untuk mengevakuasi warga dan sekarang tercatat para pengungsi berada di sebuah Madrasah. Semuanya tercatat yang mengungsi di Sodonghilir ada 115 orang. Sebagian besar dari mereka adalah anak-anak, remaja dan ibu-ibu. Sedangkan, para suaminya bolak balik ke rumah dan lokasi pengungsian memastikan harta bendanya aman," katanya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Regional
Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Regional
70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

Regional
Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Regional
Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Regional
Walkot Ridho Sebut “Fokus” Jadi Kunci Keberhasilan Program Kerja Pemkot Prabumulih

Walkot Ridho Sebut “Fokus” Jadi Kunci Keberhasilan Program Kerja Pemkot Prabumulih

Regional
Kinerja Ekonomi Jatim Triwulan II 2022 Tumbuh di Atas Rata-rata Nasional

Kinerja Ekonomi Jatim Triwulan II 2022 Tumbuh di Atas Rata-rata Nasional

Regional
Semarakkan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, Gubernur Syamsuar Bagikan Bendera Merah Putih di Riau

Semarakkan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, Gubernur Syamsuar Bagikan Bendera Merah Putih di Riau

Regional
Rayakan HUT Ke-828, Kabupaten Trenggalek Gelar Festival Kesenian Jaranan 2022

Rayakan HUT Ke-828, Kabupaten Trenggalek Gelar Festival Kesenian Jaranan 2022

Regional
Wujudkan Sumsel Maju untuk Semua, Pemprov Sumsel Fokus Pada 6 Prioritas Daerah

Wujudkan Sumsel Maju untuk Semua, Pemprov Sumsel Fokus Pada 6 Prioritas Daerah

Regional
Stunting di Musi Banyuasin Terus Menurun, Bupati Apriyadi Paparkan Strateginya

Stunting di Musi Banyuasin Terus Menurun, Bupati Apriyadi Paparkan Strateginya

Regional
Dukung Penurunan Stunting, Walkot Mahdi Gelar Acara “Rembuk Stunting Kota Metro 2022”

Dukung Penurunan Stunting, Walkot Mahdi Gelar Acara “Rembuk Stunting Kota Metro 2022”

Regional
Terbuka untuk Umum, Ini Rangkaian Acara Hari Jadi Ke-65 Provinsi Riau

Terbuka untuk Umum, Ini Rangkaian Acara Hari Jadi Ke-65 Provinsi Riau

Regional
Pluralisme di Sekolah Negeri di Jogjakarta

Pluralisme di Sekolah Negeri di Jogjakarta

Regional
Miliki Ribuan Spot WiFi Gratis, Madiun Dikukuhkan sebagai Desa Sensor Mandiri Pertama di Indonesia

Miliki Ribuan Spot WiFi Gratis, Madiun Dikukuhkan sebagai Desa Sensor Mandiri Pertama di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.