Kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal, Tambah 33 Orang 1 Meninggal, Ada Klaster Penginapan

Kompas.com - 06/10/2020, 09:06 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

TEGAL, KOMPAS.com - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah masih terus bertambah, Senin (5/10/2020).

Dalam tiga hari terakhir, jumlah kasus yang dilaporkan positif Covid-19 bertambah 33 orang dengan satu di antaranya meninggal dunia.

"Kasus itu tercatat berasal dari empat klaster keluarga dan satu klaster tempat penginapan," kata Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Tegal dr. Joko Wantoro, dalam keterangan tertulis yang dirilis Humas Pemkab. Tegal, Senin (5/10/2020).

Baca juga: 12 Guru di Tegal Positif Covid-19, Satu di Antaranya Meninggal Dunia

Joko mengatakan, dari penambahan 33 kasus baru Covid-19 tercatat dua orang warga Kecamatan Kramat dan Kecamatan Dukuhturi saat ini dirawat di RSUD Kardinah Kota Tegal.

Kemudian 11 orang menjalani isolasi mandiri. Mereka antara lain, tiga orang warga Kecamatan Adiwerna. Kemudian dua orang warga Kecamatan Balapulang.

Selanjutnya, satu warga Kecamatan Kramat, Suradadi, Tarub, Pangkah, Margasari, dan Kecamatan Bumijawa.

Joko mengatakan, pasien meninggal yakni laki-laki berinisial SR (45), asal Kecamatan Suradadi setelah pemeriksaan laboratoriumnya menunjukkan hasil positif Covid-19 Sabtu (3/10/2020).

"Satu kasus konfirmasi baru tercatat meninggal dunia hari Rabu (30/09/2020) lalu di RSI Harapan Anda, Kota Tegal," kata Joko.

Baca juga: Kepala SD di Tegal Meninggal karena Covid-19, Seorang Guru Ikut Terpapar

Joko mengemukakan, pasien selanjutnya klaster keluarga, di antaranya pertama dari Kecamatan Slawi dimana tujuh orang anggota keluarga sebagai kontak erat pasien Covid-19 berinisial S (74) positif Covid-19.

"Ketujuh orang tersebut kini menjalani isolasi mandiri di rumah. Adapun pasien S, warga Kelurahan Pakembaran dilaporkan meninggal dunia, Kamis (24/09/2020) lalu," kata dia.

Joko mengatakan, pihaknya juga menemukan klaster penularan baru dari salah satu tempat penginapan di Kota Tegal. Dimana tiga orang warga Kabupaten Tegal dilaporkan terpapar Covid-19.

Mereka masing-masing adalah warga Desa Suradadi, Kecamatan Suradadi, Desa Dukuhsalam, Kecamatan Slawi, dan Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna.

"Dengan demikian akumulasi kasus konfirmasi di Kabupaten Tegal saat ini mencapai 358 orang. Rinciannya 216 dinyatakan sembuh, 108 dirawat, dan 34 orang meninggal dunia," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X