Dedi Mulyadi Minta Kementan Dorong Petani Gunakan Pupuk Organik

Kompas.com - 06/10/2020, 06:39 WIB
Dedi Mulyadi saat mengajarkan siswa cara membuat pupuk di sawah di Purwakarta, Selasa (21/7/2020). handoutDedi Mulyadi saat mengajarkan siswa cara membuat pupuk di sawah di Purwakarta, Selasa (21/7/2020).

KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi IV Dedi Mulyadi meminta Kementerian Pertanian untuk mengubah pola subsidi pupuk dari kimia ke organik.

Sebab, dalam jangka waktu panjang, tanah di Indonesia akan mengalami titik jenuh akibat seringnya penggunaan pupuk kimia.

"Salah satu tradisi pertanian di Indonesia adalah kalau padi tak hijau itu tak puas. Agar hijau dosis pupuk ditambah sehingga unsur hara di dalam tanah akan mengalami penurunan tajam dari waktu ke waktu. Maka dalam pandangan saya nanti akan ada titik jenuh dan tanah nantinya jadi tak produktif," kata Dedi kepada Kompas.com via sambungan telepon, Selasa (6/10/2020).

Dedi mengatakan, pada era Soeharto, pola pertanian diubah dari pertanian tradisi menjadi mekanik dan pestisida.

Sekarang dunia terbalik lagi. Pertanian pestisida itu adalah ancaman bagi kehidupan ekosistem dan petani dalam jangka panjang.

"Kementan harus mengubah polanya. Kalau saat ini pupuk kimia dapat subsidi besar, sekarang secara harus secara memaksa rakyat untuk menggunakan pupuk organik," tandasnya.

Menurut Dedi, penggunaan pupuk organik itu dapat membuat petani mandiri. Sebab, filosofi dasar dari pupuk organik itu adalah petani mampu membuat pupuk sendiri dengan memuliakan unsur kehidupan tanah, mulai dari cacing, belut dan berbagai mikroorganisme di dalamnya.

Baca juga: Pupuk Organik, Solusi Petani Hemat Biaya Produksi di Masa Pandemi

 

Kemudian pupuk organik itu juga dapat membangun siklus ekologi yang berkelanjutan, yaitu dengan mengembangkan pola pupuk hijau dan pupuk kandang.

Dengan pola pupuk hijau, seluruh potensi yang ada di sawah, mulai jerami dan sejenisnya akan menjadi bagian terpenting dalam siklus kehidupan petani yang selama ini disia-siakan.

Lalu pupuk kandang menjadikan sektor peternakan menjadi bagian terpenting pertanian. Belum ditambah lagi pola mina padi yang memanfaatkan sawah untuk perikanan. Maka di sana ada siklus ekonomi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X