8 Kepala OPD Jember Penuhi Undangan DPRD, Tak Pernah Terjadi Saat Bupati Faida Aktif

Kompas.com - 05/10/2020, 17:03 WIB
Delapan kepala OPD di lingkungan Pemkab Jember saat menghadiri undangan DPRD Jember Senin (5/10/2020) BAGUS SUPRIADI/KOMPAS.COMDelapan kepala OPD di lingkungan Pemkab Jember saat menghadiri undangan DPRD Jember Senin (5/10/2020)

JEMBER, KOMPAS.com – Sebanyak delapan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Jember akhirnya menghadiri undangan DPRD Jember untuk rapat dengar pendapat di ruang Komisi C, Senin (5/10/2020).

Semua kepala OPD yang diundang memenuhi panggilan DPRD untuk membahas persoalan Jember, terutama penanganan Covid-19.

Baca juga: Penyebab Bupati Jember Faida Dimakzulkan DPRD

Kondisi ini berbeda saat Bupati Jember Faida masih aktif, di mana tidak ada satu pejabat OPD yang datang memenuhi undangan DRPD Jember karena tidak mendapat izin dari bupati.

Kalau pun hadir, hanya diwakili staf yang tidak punya kewenangan untuk menjelaskan ke anggota dewan.

Baca juga: Pilkada Jember, Foto Calon Bupati Petahana Faida di 248 Ambulans Ditutup

Kehadiran para pejabat itu dinilai menunjukkan kemajuan di Kabupaten Jember.

“Sekarang mereka datang semua dalam pertemuan ini,” ujar Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto di Kantor DPRD Jember, Senin.

Baca juga: Perjalanan Konflik Bupati Faida dan DPRD Jember, Berujung Sanksi Tak Terima Gaji dari Khofifah

Pejabat yang hadir berasal dari Badan Perencanaan Daerah (Bappeda), PU BInar Marga, Kabag Umum, Kabag Pembangunan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, dan BPKA.

Selesai kegiatan, anggota dewan Jember langsung mengikuti kegiatan silaturahmi dengan Plt Bupati Jember KH Abdul Muqiet Arif di pendopo wahyawibawagraha.

Tujuannya untuk terus membangun hubungan yang harmonis antara ekskutif dan legislatif.

“Kami berharap setelah komunikasi pada 28 September lalu, bisa terus kami tindak lanjuti,” ujar Muqit.

Komunikasi yang dibangun itu mulai dari kegiatan formal maupun non-formal.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X