Ditangkap di Jakarta Setelah Buron 10 Tahun, Terpidana Penipuan Sudah Ganti Nama

Kompas.com - 05/10/2020, 16:04 WIB
Kajari Purwokerto Sunarwan (paling kiri) memberikan keterangan seusai menangkap buron atas nama Triono di Kantor Kejari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (10/5/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINKajari Purwokerto Sunarwan (paling kiri) memberikan keterangan seusai menangkap buron atas nama Triono di Kantor Kejari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (10/5/2020).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kembali menangkap seorang terpidana kasus penipuan yang telah menjadi buron selama 10 tahun.

Kepala Kejari Purwokerto Sunarwan mengatakan, terpidana atas nama Triono (42) ditangkap di tempat persembunyiannya di Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (5/10/2020) pagi.

"Penangkapan dilakukan sekitar pukul 07.00 WIB. Terpidana ini saat ditangkap sempat bersembunyi di kamar mandi tempat tinggalnya," kata Sunarwan di Kantor Kejari Purwokerto, Senin.

Baca juga: Jadi Buron 8 Tahun, Pelaku Pembunuhan Ini Ditangkap Saat Pulang Kampung

Triono merupakan mantan suami terpidana atas nama Eliza Kartikasari (42) yang lebih dulu ditangkap.

Triono merupakan mantan Direktur di PT Bumi Moro Arta Kencana dan Eliza sebagai komisaris PT tersebut, mengumpulkan dana dari para mitra dengan menjanjikan keuntungan.

Namun keuntungan yang dijanjikan tidak pernah diberikan kepada mitra.

Sehingga, sebanyak 10 orang mitra melaporkan kasus tersebut dengan total kerugian sekitar Rp 347 juta.

Atas kasus tersebut, kedua terpidana divonis oleh Pengadilan Negeri selama 8 bulan penjara.

Baca juga: Buron 10 Tahun, Terpidana Kasus Penipuan Ditangkap di Magelang

Namun saat putusan Mahkamah Agung (MA) keluar pada November 2010, keduanya telah keluar dari penjara.

Sunarwan mengatakan, sempat kesulitan untuk menangkap Triono. Pasalnya yang bersangkutan telah mengubah identitas diri.

" Buron atas nama Triyono sudah berganti nama menjadi Eko Waluyo. Kartu Keluarga (KK) juga sudah berubah, kelahiran yang awalnya Purwokerto menjadi Sukabumi, juga memalsukan nama ayahnya," ungkap Sunarwan.

Baca juga: Kejagung Tangkap Terpidana Kasus Pemalsuan yang Buron Lima Tahun

Diberitakan sebelumnya, tim Kejari Purwokerto menangkap buronan atas nama Eliza Kartikasari (42) di wilayah Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Rabu (30/9/2020) sore.

"Pelaku ini suami istri, tapi setelah keluar dari penjara bercerai," kata Sunarwan Rabu malam.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Menghancurkan Secara Fisik atau Menghancurkan Program Bu Risma yang Sudah 10 Tahun Dilakukan?'

"Menghancurkan Secara Fisik atau Menghancurkan Program Bu Risma yang Sudah 10 Tahun Dilakukan?"

Regional
Tim Covid-19 Gadungan Tipu Warga Padang, Curi Ratusan Juta untuk Foya-foya

Tim Covid-19 Gadungan Tipu Warga Padang, Curi Ratusan Juta untuk Foya-foya

Regional
Janin Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Menggantung di Pintu Masjid

Janin Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Menggantung di Pintu Masjid

Regional
Mayat Perempuan di Pinggir Jalur Pantura Ternyata Tewas Dibunuh Suaminya

Mayat Perempuan di Pinggir Jalur Pantura Ternyata Tewas Dibunuh Suaminya

Regional
Tak Disiplin Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 di Boyolali Tulari 24 Warga

Tak Disiplin Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 di Boyolali Tulari 24 Warga

Regional
Aksi Demo di Sorong Ricuh, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Terkena Lemparan Batu dan Botol

Aksi Demo di Sorong Ricuh, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Terkena Lemparan Batu dan Botol

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

Regional
Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Regional
Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Regional
Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

Regional
Saat Zulkifli Hasan dan Putra Amien Rais Terjun ke Solo untuk Menangkan Gibran

Saat Zulkifli Hasan dan Putra Amien Rais Terjun ke Solo untuk Menangkan Gibran

Regional
3 Anak yang Hilang Secara Misterius Diduga Diculik, Polisi Bentuk Tim Gabungan

3 Anak yang Hilang Secara Misterius Diduga Diculik, Polisi Bentuk Tim Gabungan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X