Berkantor di Depok, Ridwan Kamil Terus Beri Edukasi Warga soal Covid-19

Kompas.com - 05/10/2020, 14:53 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali mendatangi Puskesmas Garuda, Kota Bandung, Rabu(30/9/2020). Kedatangannya, untuk melakukan proses pengambilan sampel darah. Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto dan Kajati Jabar Ade Adhyaksa juga turut hadir dalam kunjungan keempat itu. Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali mendatangi Puskesmas Garuda, Kota Bandung, Rabu(30/9/2020). Kedatangannya, untuk melakukan proses pengambilan sampel darah. Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto dan Kajati Jabar Ade Adhyaksa juga turut hadir dalam kunjungan keempat itu.

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah memulai kegiatannya berkantor di Depok untuk terjun langsung mengawal penanganan Covid-19 di Depok sejak pekan lalu.

Pria yang akrab disapa Emil ini berencana kembali berkantor di Depok pada Selasa (6/10/2020) besok untuk meninjau penanganan Covid-19 di Bodebek sebagai daerah penyumbang kasus Covid-19 terbanyak di Jabar.

"Selama di Depok tentu saya memperbanyak koordinasi, menyosialisasikan 36 kategori pengendalian Covid-19 yang komprehensif," kata Emil di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (5/10/2020).

"Jadi kami minggu ini memulai cara baru melawan Covid-19. Kita sosialisasikan di Bodebek. Mudah mudahan keilmiahan ini mengurangi (kasus)." 

Baca juga: Update Terbaru, Kota Bandung dan Bandung Barat Masuk Zona Merah Covid-19

Minta warga menahan diri saat Pilkada

Selain melakukan sosialisasi, Emil juga berinteraksi dengan masyarakat di zona merah untuk mengampanyekan disiplin protokol kesehatan.

"Mengingatkan jangan bertengkar karena Depok sedang pilkada. Saya mengunjungi daerah perbelanjaan, mal, pertokoan dan tentunya minggu ini saya akan datang lagi untuk menguatkan penanganan tersebut. mudah mudahan dengan kehadiran kami, pengendalian bisa lebih baik," paparnya.

Emil mengatakan, penerapan protokol kesehatan berlaku dalam setiap aktivitas masyarakat. Termasuk dalam pelaksanaan Pilkada hingga aksi unjuk rasa.

"Apapun yang terjadi di situasi saat ini, masyarakat diimbau menahan diri. Mogok buruh dan sebagainya kita imbau untuk saling memahami dengan dialog, dan dengan cara-cara baik, menyampaikan aspirasi tidak dengan kerumunan. Apapun dengan protokol kesehatan," jelasnya.

Baca juga: Cegah Klaster Pesantren Meluas, Wagub Jabar Minta Doa Para Ulama



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X