Ledakan di Pontianak Berasal dari Tabung Nitrogen Cair Kosong

Kompas.com - 05/10/2020, 14:09 WIB
Sebuah tabung gas nitrogen milik PT Baja Sarana Sejahtera (PT BJS) di Jalan Khatulistiwa, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat ( Kalbar) meledak, Senin (5/10/2020), pukul 03.00 WIB. KOMPAS.COM/HENDRA CIPTASebuah tabung gas nitrogen milik PT Baja Sarana Sejahtera (PT BJS) di Jalan Khatulistiwa, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat ( Kalbar) meledak, Senin (5/10/2020), pukul 03.00 WIB.

PONTIANAK, KOMPAS.com - Sebuah tabung gas nitrogen milik PT Baja Sarana Sejahtera (PT BJS) di Jalan Khatulistiwa, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) meledak, Senin (5/10/2020), pukul 03.00 WIB.

Menurut keterangan petugas, suara ledakan terdengar hingga permukiman warga yang jaraknya sekitar 5 kilometer dari lokasi kejadian.

Akian, seorang pelaksana harian di PT Baja Sarana Sejahtera mengatakan, ledakan tersebut berasal dari salah satu tabung storage nitrogen cair di dalam pabrik.

"Saya ditelepon satpam saat kejadian. Saat tiba di sini, kondisinya sudah seperti ini," kata Akian saat ditemui di lokasi kejadian, Senin siang.

Baca juga: Ledakan Tabung Nitrogen di Pontianak, Suara Terdengar hingga 5 Kilometer

Menurut dia, pabrik PT BJS memiliki dua tabung storage yang sering digunakan, berisi oksigen dan nitrogen cair.

Namun yang meledak itu, adalah tabung nitrogen kosong.

"Kalau tabung meledak kayak gini tidak pernah terjadi. Sial saja. Tiba-tiba tabung meledak sendiri tidak pernah ada.

Diberitakan, tabung nitrogen milik PT Baja Sarana Sejahtera di Jalan Khatulistiwa, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat ( Kalbar) meledak.

Baca juga: Kronologi Mobilio Tabrak Xpander di Sleman, Lompati Pembatas Jalan dan Terdengar Suara Ledakan

Sejauh ini, peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah rumah rusak dan seorang sekuriti perusahaan terluka.

"Benar. Anggota sudah meluncur ke lokasi kejadian," kata Kasatreskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polii, Senin (5/10/2020).

Rully belum dapat merinci peristiwa tersebut.

Namun, Wakil Ketua Badan Pemadam Api Siantan (BPAS) Hadrianus Aldho Diliano yang berada di lokasi usai kejadian mengatakan, peristiwa ledakan terjadi Senin dini hari, sekitar 03.00 WIB.

"Suara dan getarannya terdengar sampai di rumah. Padahal jaraknya lebih dari 5 kilometer," kata Aldho.

Menurut Aldho, setelah mendengar bunyi ledakan, tim pemadam kebakaran langsung turun ke perusahaan untuk melakukan penanganan pertama.

Baca juga: Sumber Dentuman di Jakarta Terjawab, TNI AU Sebut Itu Efek Ledakan TNT pada Kegiatan Paskhas

"Akibat ledakan tersebut menyebabkan kerusakan di rumah warga sekitar dan kerusakan pada gudang milik PT BJS," ucap Aldho.

Selain itu, ledakan juga mengakibat seorang sekuruti perusahaan bernama Reza (24) mengalami luka-luka.

"Untuk selanjutnya kasus telah ditangani oleh kepolisian," sebut Aldho.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X