Viral, Video Mantan Gubernur Riau Bilang Provinsi Riau Pesisir Terbentuk dalam 3 Bulan, Butuh 1.000 Pegawai

Kompas.com - 05/10/2020, 14:08 WIB
Mantan Gubernur Riau Annas Maamun saat bicara pembentukan Provinsi Riau Pesisir pada rapat paripurna Hari Jadi ke-21 Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Minggu (4/10/2020). Dok. istimewaMantan Gubernur Riau Annas Maamun saat bicara pembentukan Provinsi Riau Pesisir pada rapat paripurna Hari Jadi ke-21 Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Minggu (4/10/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Mantan Gubernur Riau Annas Maamun berbicara soal pembentukan provinsi baru, yakni Provinsi Riau Pesisir.

Annas Maamun menyebut provinsi baru ini akan jadi dalam kurun waktu tiga bulan.

Hal itu disampaikannya saat hadir dalam rapat paripurna hari jadi ke-21 Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di DPRD Rohil, Minggu (4/10/2020). Video saat menyampaikan pembentukan provinsi baru beredar di grup WhatsApp.

"Ini Provinsi Riau Pesisir ini jadi, Pak. Akan jadi yakinlah. Saya targetkan tiga bulan lagi jadi Provinsi Riau Pesisir," ucap Annas disambut dengan tepuk tangan yang meriah.

Baca juga: Bupati Sragen Sebut Usulan Eks Keresidenan Surakarta Jadi Provinsi Baru Hanya Buang-buang Duit

Namun, kata dia, yang menjadi permasalahan saat ini adalah letak ibu kotanya. Apakah ibu kotanya di Kabupaten Bengkalis atau Bagansiapiapi, Rohil, ini yang sedang diperebutkan.

Annas mengatakan, kalau Provinsi Riau Pesisir sudah terbentuk, tidak kurang dari 1.000 orang penerimaan pegawai.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Anak-anak kita bisa masuk (pegawai). (Soalnya) sekarang mata pencarian susah. Makanya, kita rebut Kota Bagansiapiapi jadi ibu kota Provinsi Riau Pesisir," kata Annas.

Tak hanya itu, Annas Maamun juga mengaku telah bertemu dan bicara dengan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengenai rencana pembentukan Provinsi Riau Pesisir ini.

"Saya sudah jumpa dengan Pak Moeldoko waktu mau pulang ke Riau. Tolong, Pak. (Dia bilang) 'Insya Allah'," sebut pria yang baru bebas dari penjara pada Senin (21/9/2020).

Baca juga: 4 Fakta Baru Keraton Agung Sejagat, Mengaku Berbohong hingga Dikeluarkan dari Sunda Empire

Tanggapan Pemprov Riau

Menanggapi hal ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menilai wacana pembentukan provinsi baru tersebut hanya pendapat pribadi dari Annas Maamun.

"Riau Pesisir itu kan omongan Pak Annas, bukan omongan kita. Itu hanya pendapat pribadi saja," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Riau Yan Prana Jaya saat dikonfirmasi wartawan, Senin (5/10/2020).

Ia justru menyebut saat ini Pemprov Riau lebih fokus dalam membangun infrastruktur untuk dapat menghubungkan keseluruhan wilayah kabupaten hingga ke provinsi tetangga.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X