Kompas.com - 04/10/2020, 07:46 WIB
Ilustrasi kekerasan ShutterstockIlustrasi kekerasan
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Seorang anggota polisi berinisial Bripka AF terlibat perkelahian dengan seorang sopir travel berinisial NA di Pagaralam, Sumatera Selatan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (24/9/2020) sekitar pukul 19.30 WIB.

Akibat perkelahian itu, sopir travel berinisial NA mengalami luka dan harus mendapat 35 jahitan.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat Bripka AF sedang makan di sebuah warung makan pecel lele.

Baca juga: Sopir Travel Terima 35 Jahitan Setelah Menantang Polisi Berkelahi di Atas Pecahan Piring

Sesaat kemudian, datang NA yang berprofesi sebagai seorang sopir travel.

NA lalu menggoda seorang perempuan yang bekerja di warung makan tersebut.

Entah apa yang terjadi, tiba-tiba NA marah dan berusaha melemparkan piring kepada perempuan itu.

Mengetahui keributan itu, Bripka AF berusaha melerainya. Namun bukannya mereda, NA justru balik menantang polisi itu untuk berkelahi.

Mendengar adanya tantangan dan ucapan kasar NA, anggota polisi itu tersulut emosi dan melemparkan piringnya ke arah NA.

"Anggota kami ini sudah mengatakan kalau dia seorang polisi, tapi korban malah menantang berkelahi sehingga terjadilah perkelahian itu," kata Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Sabtu (3/10/2020).

Baca juga: Diduga Salah Tangkap, Bocah 13 Tahun Babak Belur Dianiaya Polisi, Polda: Tidak Sengaja

 

Keduanya, kemudian terlibat duel hingga NA mengalami sejumlah luka akibat terkena pecahan piring.

"Pergulatan itu dimenangkan Bripka AF. Sedangkan korban mengalami luka di lengan kiri dan mendapat luka 35 jahitan terkena pecahan piring. Bukan dibacok, itu pembelokan informasi, korban ini terkena pecahan piring," jelas Dolly.

Setelah menjalani perawatan akibat luka yang dideritanya itu, pada Jumat (2/10/2020), NA lalu melaporkan Bripka AF ke Mapolres Pagaralam dengan dugaan kasus penganiayaan.

Baca juga: Kapolres Merangin Sebut Salah Tangkap Hal Biasa

Mendapat laporan itu, Dolly menegaskan akan tetap memproses anggotanya sesuai prosedur yang berlaku.

"Tapi perlu diketahui, tidak sepenuhnya anggota kami salah. Karena pelaku (Bripka AF) ini bermaksud untuk melindungi wanita yang diganggu oleh korban. Namun, korban malah menantang berkelahi sehingga membuat pelaku emosi," ujar Dolly.

Penulis : Kontributor Palembang, Aji YK Putra | Editor : David Oliver Purba



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Regional
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X