Fakta di Balik Pesta Kolam di Hairos Water Park, Alasannya Dongkrak Omzet Saat Pandemi

Kompas.com - 03/10/2020, 10:56 WIB
Wakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji (kanan) dan Kasatreskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing menunjukkan bukti-bukti foto tangkapan layar video viral pesta kolam di Hairos Water Park beberapa waktu lalu. KOMPAS.COM/DEWANTOROWakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji (kanan) dan Kasatreskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing menunjukkan bukti-bukti foto tangkapan layar video viral pesta kolam di Hairos Water Park beberapa waktu lalu.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Rekaman video yang memperlihatkan kerumunan orang melakukan pesta di sebuah kolam renang viral di media sosial.

Mendapat informasi itu, polisi bersama Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Selatan langsung melakukan penyelidikan.

Hasilnya, diketahui lokasi pesta kolam itu digelar di tempat wisata air Hairos Water Park di Desa Namu Bintang, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang, pada Senin (28/9/2020) lalu.

“Setelah turun ke lapangan, tim berusaha menjumpai pihak manajemen dan bertemu dengan general manager dan pihak-pihak lain yang patut dikonfirmasi terkait berita tersebut,” kata Wakil Kepala Polrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji, Jumat (2/10/2020).

Baca juga: Omzet Menurun lalu Gelar Pesta Kolam, GM Hairos Water Park Jadi Tersangka

Dari pemeriksaan yang dilakukan polisi, diketahui pesta kolam tersebut ternyata dilakukan tanpa izin.

Bahkan, acara itu juga digelar tanpa mengindahkan protokol kesehatan.

“Adanya kelompok atau sekumpulan orang-orang yang berenang di satu kolam renang, itu tidak mematuhi protokol kesehatan. Di situ juga ada diselenggarakan live DJ (disc jockey),” kata dia.

Strategi dongkrak omzet

Selain itu, polisi juga menemukan sejumlah fakta terkait dengan gelaran pesta kolam tersebut.

Di antaranya, pihak manajemen tempat wisata tersebut sengaja menawarkan program promo berupa potongan harga sebesar 50 persen.

Meski antusias pengunjung tinggi, pihak manajemen juga diketahui tidak melakukan pembatasan. Sehingga jumlah orang yang datang melebihi kapasitas yang semestinya.

Baca juga: Polisi Tak Berani Bubarkan Konser Dangdut yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Alasannya

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X