Tanda Tanya di Balik Padamnya Api Abadi Mrapen yang Baru Pertama Kali Terjadi

Kompas.com - 03/10/2020, 10:36 WIB
Umat Buddha melakuan ritual pengambilan Api Dhamma Tri Suci Waisak 2562 BE 2018 di obyek wisata Api Abadi Mrapen, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (27/5/2018). Api yang diambil ini akan disemayamkan di Candi Mendut hingga keesokan harinya dibawa ke Candi Borobudur sebagai sarana peribadatan perayaan Waisak. KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTOUmat Buddha melakuan ritual pengambilan Api Dhamma Tri Suci Waisak 2562 BE 2018 di obyek wisata Api Abadi Mrapen, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (27/5/2018). Api yang diambil ini akan disemayamkan di Candi Mendut hingga keesokan harinya dibawa ke Candi Borobudur sebagai sarana peribadatan perayaan Waisak.

KOMPAS.com- Api Abadi Mrapen di Kabupaten Grobogan secara mengejutkan padam total.

Belum diketahui secara pasti penyebab api abadi itu bisa padam.

Namun menengok aktivitas di sekitar lokasi pada beberapa waktu terakhir, pernah dilakukan pengeboran tanah untuk mencari sumber mata air.

"Sebelumnya pada tanggal 12 September ada aktivitas pengeboran pencarian sumber mata air di dekat lokasi api abadi ini," kata Kasi Energi ESDM Wilayah Kendeng Selatan Sinung Sugeng Arianto saat meninjau Api Abadi Mrapen, seperti dikutip dari Tribun Jateng.

Baca juga: Ganjar Terjunkan Ahli Geologi Teliti Penyebab Padamnya Api Abadi Mrapen

Belum bisa disebut penyebab utama

Juru kunci Api Abadi Mrapen, Ali Mudzakir (kanan) disaksikan Bupati Grobogan Sri Sumarni (kiri) mengambil api untuk ASEAN School Games (ASG) 2019 di Desa Manggarmas, Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (17/7/2019). Api tersebut kemudian dibawa ke Semarang untuk prosesi pembukaan ASG) 2019 yang diikuti 10 negara di Asia Tenggara dengan mempertandingkan sembilan cabor yang berlangsung 17-25 Juli 2019.ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHO Juru kunci Api Abadi Mrapen, Ali Mudzakir (kanan) disaksikan Bupati Grobogan Sri Sumarni (kiri) mengambil api untuk ASEAN School Games (ASG) 2019 di Desa Manggarmas, Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (17/7/2019). Api tersebut kemudian dibawa ke Semarang untuk prosesi pembukaan ASG) 2019 yang diikuti 10 negara di Asia Tenggara dengan mempertandingkan sembilan cabor yang berlangsung 17-25 Juli 2019.
Adapun lokasi pengeboran sumber mata air berada 200 meter dari Api Abadi Mrapen.

Pengeboran dilakukan pada 12 September 2020, sementara padamnya Api Abadi Mrapen terjadi pada 25 September 2020.

Aktivitas pengeboran menyebabkan air menyembur hingga setinggi 50 meter.

Saat itu tercium pula bau gas hidrokarbon serta terdengar suara gemuruh.

"Tapi itu belum bisa dikatakan penyebab utamanya, masih indikasi atau dugaan awal ya," terang dia.

Baca juga: Api Obor Porprov Jateng 2018 Diambilkan dari Api Abadi Mrapen 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X