Kompas.com - 02/10/2020, 17:13 WIB
Kantor Disnaker Keerom dibakar oleh massa yang tidak terima pengumuman hasil seleksi CPNS 2018, Keerom, Papua, Kamis (1/10/2020) IstimewaKantor Disnaker Keerom dibakar oleh massa yang tidak terima pengumuman hasil seleksi CPNS 2018, Keerom, Papua, Kamis (1/10/2020)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Massa merusak beberapa kantor dinas Pemerintah Kabupate Keerom yang terletak di Distrik Arso Kota pada Kamis (1/10/2020). Massa diduga tak puas dengan hasil penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi 2018.

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Keerom Lambert Fonataba mengatakan, massa protes karena ingin kuota 385 pegawai harus memenuhi ketentuan 80 persen orang asli Papua (OAP) dan sisanya campuran.

Baca juga: Mohon Maaf kepada Istri Saya, Kita Masih Bisa Makan dengan Garam, Kenapa Harus Takut?

Masalah terjadi karena massa ingin kuota formasi tenaga teknis juga harus diisi dengan ketentuan yang sama.

Menurut Lambert, syarat itu sulit dipenuhi karena tak banyak warga Papua yang melamar untuk formasi tenaga kesehatan dan pendidikan.

"Jadi mereka minta harus 80-20 sesuai dengan surat dari panselnas, tapi karena kondisi kita bahwa untuk pelamar tenaga teknis tertentu, kekurangan pelamar OAP, misalnya tenaga kesehatan dan pendidikan," ujar Lambert saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (2/10/2020).

Lambert mengatakan, Pemkab Keerom telah berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi terkait hal ini. Tetapi, tak mendapat persetujuan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lambert juga memastikan pengumuman hasil tes CPNS formasi 2018 berasal dari hasil panitia seleksi nasional (panselnas).

"Itu hasilnya dari panselnas, tidak ada kepentingan di situ dan itu murni karena diumumkan dengan nilainya," kata dia.

Hasil tes CPNS itu diumumkan pada Kamis (1/10/2020). Padahal, hasil itu telah ada sejak 3 September 2020.

Pjs Bupati Keerom M Ridwan Rumasukun memerintahkan pengumuman hasil pada 30 September 2020. Sebab, beberapa upaya untuk mengakomodasi tuntutan pencari kerja telah menemui jalan buntu.

Baca juga: Protes Tak Lulus CPNS, Ratusan Massa Bakar Kantor Disnaker, Ini Penjelasan Kapolda Papua

Sebelumnya, Aksi protes atas pengumuman hasil seleksi CPNS Kabupaten Keerom formasi 2018 berujung perusakan dan pembakaran dua kantor dinas di Pemkab Keerom.

Dua kantor yang dimaksud adalah kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (BPMK).



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.