Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Rp 10 Miliar untuk Menangani Covid-19

Kompas.com - 02/10/2020, 16:07 WIB
Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, didampingi Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan saat diwawancara wartawan di kantornya, Kamis (17/9/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAWali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, didampingi Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan saat diwawancara wartawan di kantornya, Kamis (17/9/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami kekurangan anggaran penanganan Covid-19 sekitar Rp 10 miliar.

Jumlah itu hasil hitungan untuk penyewaan 2 hotel yang akan dijadikan rumah sakit darurat dan kontrak tenaga perawat hingga dokter spesialis yang baru.

"Setelah melakukan rapat beberapa kali, kita kekurangan biaya untuk penanganan Covid-19 sebanyak Rp 14 miliar. Kita ada sisa anggaran Rp 4 miliar dan kurangnya Rp 10 miliar. Soalnya kalau dicanangkan di APBD sudah enggak bisa," ujar Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman kepada wartawan, Jumat (2/10/2020).

Baca juga: Wali Kota Tasikmalaya: Anggaran Kami Minim dan Tenaga Medis Kewalahan

Budi mengatakan, Kota Tasikmalaya telah kehabisan tempat isolasi, karena semua rumah sakit termasuk ruang isolasi di Rusunawa Universitas Negeri Siliwangi (UNS) telah penuh.

Sementara itu, pasien positif corona dari klaster pesantren masih terus bertambah dari hasil tracing.

Budi mengatakan, pihaknya akan segera menyediakan RS darurat di dua hotel yang selama ini sedang proses negosiasi.

Jika nantinya dua hotel tersebut masih penuh, maka Budi akan mengaktifkan Gelanggang Olahraga (GOR) Komplek Dadaha untuk dijadikan RS darurat selanjutnya.

"Kenapa kita fokus hotel, karena sudah berbentuk kamar-kamar dan fasilitas sanitasinya sudah lengkap untuk dijadikan ruang isolasi," kata Budi.

Baca juga: Wagub Jabar Ditolak Masuk Pesantren Saat Bawa Tim Pemeriksa Covid-19

Budi mengatakan, hari ini pihaknya telah melayangkan surat permohonan dukungan anggaran penanganan Covid-19 kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Pihaknya berharap bantuan itu akan cepat direalisasikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat untuk memperlancar proses penanganan Covid-19.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Regional
Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Regional
Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Regional
Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Regional
Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Regional
Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Regional
Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Regional
Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X