Video Viral Pesta Kolam di Hairos Water Park, Pengunjung Membeludak karena Ada Promo

Kompas.com - 02/10/2020, 14:45 WIB
Wakil Ketua Operasi Satgas Covid-19 Kol. Inf. Azhar Mulyadi (kanan) berbicara dengan General Manager Hairos Indah atau Hairos Water Park saat penutupan tempat wahana air tersebut sebagai buntut viralnya video kerumunan di kolam renang saat pesta kolam beberapa hari lalu di tempat tersebut. KOMPAS.COM/DEWANTOROWakil Ketua Operasi Satgas Covid-19 Kol. Inf. Azhar Mulyadi (kanan) berbicara dengan General Manager Hairos Indah atau Hairos Water Park saat penutupan tempat wahana air tersebut sebagai buntut viralnya video kerumunan di kolam renang saat pesta kolam beberapa hari lalu di tempat tersebut.

MEDAN, KOMPAS.com - Setelah video mengenai kondisi Hairos Water Park di Deli Serdang yang penuh sesak pengunjung viral di media sosial, akhirnya tempat wisata kolam itu pun ditutup oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara pada Jumat (2/10/2020).

Wakil Ketua Operasi Satgas Covid-19 Sumatera Utara Kol Inf Azhar Mulyadi mengatakan, kerumunan di kolam renang di Hairos Water Park adalah hal yang sangat tidak baik, terutama di masa pandemi Covid-19.

Dikhawatirkan, kerumunan itu akan jadi klaster baru.

Azhar menegaskan, pihaknya tidak segan-segan untuk melakukan tindakan tegas dan meminta pelaku usaha lainnya tidak melakukan hal yang sama.

Azhar menambahkan, kapasitas kolam renang tersebut hanya sampai 400 orang. Namun yang terjadi, ternyata yang masuk ke kolam renang mencapai 750 orang.

“Iya, dilihat dari kemampuan tempat itu lebih kurang bisa 400, padahal kalau pandemi itu harus separuhnya. Ternyata kejadian kemarin sampai 750 orang. Jelas di sini sudah melanggar ketentuan yang ada dalam (aturan) Covid 19. Ini yang harus kita tindak dengan tegas,” katanya.

Baca juga: Viral Video Pesta Kolam Renang Saat Pandemi, Hairos Water Park Deli Serdang Ditutup

Camat: ada promo, tetapi tak berizin

Camat Pancur Batu, Sandra Dewi Situmorang, kepada wartawan mengatakan, berdasarkan pemantauannya, hampir semua tempat usaha di Pancur Batu sudah buka.

Namun, pada tanggal 4 September lalu, pihaknya sudah memanggil pengelola tempat usaha di rumah dinas Camat.

“Memang tempat ini selama ini tidak seramai kemarin. Ada kegiatan promo, di situ dia melebihi kapasitas,” katanya.

Saat ada pesta kolam yang videonya viral tersebut, tidak ada permintaan izin kepada pihaknya.

Baca juga: Foto Viral Bocah 8 Tahun Dianiaya dan Dibuang, Orangtua Sebut Anaknya Nakal dan Sering Mencuri

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X