Oknum Aparatur Desa Cabuli Gadis ABG, Ini Modusnya

Kompas.com - 01/10/2020, 19:05 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Seorang gadis berusia 15 tahun menjadi korban pencabulan oleh oknum aparatur desa berinisial AS (22) di Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Terungkapnya kasus tersebut setelah korban menceritakan kejadian yang menimpanya kepada sang ibu.

Tak terima dengan perbuatan yang dilakukan pelaku terhadap putrinya, sang ibu langsung melaporkannya kepada polisi.

Mendapat laporan itu, polisi langsung turun tangan dan mengamankan pelaku di rumahnya.

Baca juga: Cekoki Miras dan Cabuli Gadis, Oknum Aparatur Desa Ditangkap Polisi

Modus pelaku

Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku mengakui perbuatannya.

Adapun modus pelaku awalnya mengajak korban jalan-jalan. Setelah itu, korban dibawa ke tempat kosnya.

"Kejadian berawal saat korban diajak jalan-jalan oleh terlapor, setelah itu korban diajak mampir ke tempat kost milik terlapor," ujar Kasat Reskrim Polres Kotabaru, AKP Abdul Jalil saat dikonfirmasi, Kamis (1/10/2020).

Di tempat kos pelaku itu, korban lalu dicekoki dengan minuman keras oleh pelaku hingga tak sadarkan diri.

Baca juga: Kisah Pilu 2 Gadis ABG di Serang, Diperkosa 7 Pemuda dan Harus Jalan Kaki 10 Km demi Cari Bantuan

Mengetahui korban sudah mabuk, pelaku kemudian melancarkan aksi bejatnya.

"Korban diajak oleh terlapor untuk minum minuman keras berupa alkohol jenis gaduk, setelah itu korban merasa mabuk, terlapor membuka celana dan langsung mencabuli korban," ungkapnya.

Akibat perbuatan bejatnya itu, pelaku dijerat dengan Undang-Undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Penulis : Kontributor Banjarmasin, Andi Muhammad Haswar | Editor : Dony Aprian



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Regional
Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Regional
4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

Regional
Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X