Otak Penyerangan Acara Midodareni Ditangkap di Rumah Terduga Teroris di Jepara

Kompas.com - 01/10/2020, 18:54 WIB
Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak memberikan keterangan resmi kasus penyerangan acara adat midodareni atau doa jelang pernikahan di Mapolresta Solo, Jawa Tengah, Kamis (1/10/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak memberikan keterangan resmi kasus penyerangan acara adat midodareni atau doa jelang pernikahan di Mapolresta Solo, Jawa Tengah, Kamis (1/10/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Satu dari dua tersangka kasus penyerangan acara midodareni berinisial S alias R ditangkap di rumah terduga teroris di Jepara, Rabu (30/9/2020) dini hari.

Saat menangkap terduga teroris, Densus 88 Antiteror Mabes Polri mendapati R di rumah tersebut.

Setelah diperiksa, R adalah DPO kasus penyerangan acara midodareni pada Agustus 2020.

Baca juga: Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, penangkapan tersangka R karena berkaitan dengan kasus penyerangan di Mertodranan.

R diketahui sebagai otak dari penyerangan acara adat midodareni.

"Memang yang bersangkutan ditangkap di rumah salah satu terduga teroris. Kaitannya kami belum tahu. Kita dalam kapasitas penyelidikan tersangka R yang terlibat dalam kasus kekerasan di Mertodranan," katanya dalam konferensi pers di Mapolresta Solo, Jawa Tengah, Kamis (1/10/2020).

Baca juga: Polisi Masih Buru 5 Otak Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Dalam kasus penyerangan itu, kata Ade, R memiliki peran memerintahkan dan mengajak pelaku lainnya melalui grup WhatsApp untuk membubarkan acara midodareni.

Bahkan, R merupakan yang pertama kali melakukan survei lokasi sebelum akhirnya terjadi penyerangan dan pembubaran paksa acara itu.

"R pertama kali melakukan survei lokasi, mengajak, menghasut massa lainnya untuk melakukan pembubaran. R kita kenakan Pasal 160 yaitu menghasut, mengajak, yang berakibat terjadinya kekerasan secara bersama-sama terhadap orang maupun barang dalam kejadian tersebut," terang dia.

Lebih jauh, Ade mengungkap, total tersangka yang ditangkap dalam kasus penyerangan acara midodareni ada 12 orang.

Polisi juga menetapkan terhadap lima orang dalam daftar pencarian orang (DPO), yakni S, D, B, W, dan H.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Lulus STM, Pemuda Ini Gagal Begal Sopir Taksi Online di Solo

Baru Lulus STM, Pemuda Ini Gagal Begal Sopir Taksi Online di Solo

Regional
Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Regional
Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Regional
Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Regional
Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Regional
Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Regional
Laporkan Sahbirin Noor ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto

Laporkan Sahbirin Noor ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto

Regional
Sumpah Pengasong untuk Mandiri di Hari Sumpah Pemuda

Sumpah Pengasong untuk Mandiri di Hari Sumpah Pemuda

Regional
Video Viral Penumpang Pesawat Berjubel Bandara Makassar Tanpa Protokol Kesehatan, Ini Kata AP 1

Video Viral Penumpang Pesawat Berjubel Bandara Makassar Tanpa Protokol Kesehatan, Ini Kata AP 1

Regional
Kasus Baru Covid-19 di Kulon Progo Didominasi Kontak Erat Pelaku Perjalanan

Kasus Baru Covid-19 di Kulon Progo Didominasi Kontak Erat Pelaku Perjalanan

Regional
Satgas Covid-19 Kota Sorong Tindak 2.735 Pelanggar Kesehatan, Terkumpul Rp 48,3 Juta Denda

Satgas Covid-19 Kota Sorong Tindak 2.735 Pelanggar Kesehatan, Terkumpul Rp 48,3 Juta Denda

Regional
147.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Menjelang Libur Panjang

147.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Menjelang Libur Panjang

Regional
Hujan Deras, Atap Sentra Kuliner di Malang Tiba-tiba Roboh

Hujan Deras, Atap Sentra Kuliner di Malang Tiba-tiba Roboh

Regional
Komunitas Tari Rayakan Ulang Tahun, 18 Orang Positif Corona

Komunitas Tari Rayakan Ulang Tahun, 18 Orang Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X