Kompas.com - 01/10/2020, 15:49 WIB

KEDIRI, KOMPAS.com - Seekor buaya putih muncul di Sungai Brantas, Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (30/10/2020) malam.

Keberadaan buaya itu terekam dalam video dan viral di dunia maya.

Dalam video yang berdurasi 2.34 menit, buaya itu terlihat jelas karena disorot lampu. Ukuran badan buaya itu tak terlalu besar dalam posisi mengambang di air.

Buaya tersebut sempat beberapa saat menghadap ke arah perekam hingga akhirnya berenang meninggalkan lokasi.

Dalam video itu, perekam menyebut rekaman diambil pada Rabu (30/9/2020) malam. Buaya itu terlihat di depan Rumah Sakit DKT, Kota Kediri.

Baca juga: Gunung Kembali Semeru Dibuka, Pengelola TNBTS: Pendakian di Akhir Pekan Penuh

Video itu diambil rombongan warga yang sedang memancing di sungai tersebut.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Kediri Adi Sutrisno mengatakan, sebuah tim telah diturunkan ke lapangan untuk mencari buaya itu.

Tim itu menyisir Sungai Brantas dengan perahu mesin tempel.

"Kami mengimbau warga berhati-hati," ujar Adi saat dihubungi, Kamis (1/10/2020).

Selain mencari buaya, tim itu melakukan penyisiran sebagai bagian mitigasi kesiapan Sungai Brantas memasuki musim hujan.

Petugas BPBD Kota Kediri melakukan pemantauan keberadaan buaya di Sungai Brantas, Kamis (1/10/2020).Dok. BPBD Kota Kediri Petugas BPBD Kota Kediri melakukan pemantauan keberadaan buaya di Sungai Brantas, Kamis (1/10/2020).
Terutama kesiapan dari potensi banjir yang mungkin terjadi.

"Kami juga dirikan posko mulai Oktober ini hingga akhir tahun nanti," lanjutnya.

Sebelumnya, penampakan buaya di Sungai Brantas wilayah Kota Kediri juga terjadi pada Februari 2020.

Saat itu, tim penyelamat dari BPBD hingga relawan pecinta reptil melakukan berbagai upaya penangkapan. Di antaranya memasang jerat di beberapa titik.

Baca juga: Dianggap Meresahkan, Buaya Sepanjang 2 Meter yang Dipelihara Warga Dievakuasi

Pemasangan papan pengumuman adanya buaya juga dilakukan agar warga lebih berhati-hati.

Bahkan, tim dari Balai Konservasi Sumberdaya Alam Jawa Timur juga turun untuk penyelamatan reptil itu.

Setelah hampir dua pekan perburuan, petugas akhirnya menangkap buaya dengan panjang 1 meter, diameter 24 sentimeter, serta berat 4 kilogram itu.

Buaya jenis muara hasil penyelamatan itu lalu dibawa oleh tim BKSDA untuk penanganan lebih lanjut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Regional
Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.