Selama Sebulan, 60 Orang Ditangkap karena Kasus Narkoba di Labuhanbatu

Kompas.com - 30/09/2020, 11:34 WIB
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan mengimbau masyarakat dan mengajak peran serta masyarakat dan pemerintah setempat untuk bekerja sama dalam pemberantasan narkoba karena narkoba adalah musuh bangsa dan saat ini Indonesia darurat narkoba perangi narkob. IstimewaKapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan mengimbau masyarakat dan mengajak peran serta masyarakat dan pemerintah setempat untuk bekerja sama dalam pemberantasan narkoba karena narkoba adalah musuh bangsa dan saat ini Indonesia darurat narkoba perangi narkob.

MEDAN, KOMPAS.com - Selama satu bulan, yakni pada 28 Agustus hingga 28 September 2020, sebanyak 60 orang tertangkap karena kasus narkoba di Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Para tersangka dikumpulkan di bawah terik matahari di halaman Polsekta Kota Pinang pada Selasa (29/9/2029).

Mereka mengenakan pakaian tahanan dengan tangan diborgol dan wajah yang mengenakan masker.

Baca juga: Daftar 10 Pilkada Paling Disorot Media, dari Pilkada Surakarta, Medan, hingga Nama Jokowi

Para tersangka itu dihadirkan saat konferensi pers dan pemusnahan barang bukti pengungkapan kasus tindak pidana narkoba yang ditangani selama 1 bulan terakhir.

Barang bukti yang dimusnahkan tersebut yakni 393,50 gram sabu yang merupakan hasil sitaan dari 6 tersangka dalam 4 kasus.

"Jumlah tersangka 60 orang yaitu 58 oang laki-laki dan 2 orang perempuan, dengan barang bukti narkotika golongan I, sabu seberat 363,48 gram dan 1 butir pil ekstasi seberat 0,18 gram dan ganja 3,01 gram," kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Masyarakat Labuhanbatu Didorong Kembangkan Produk Lokal Andalan

Berdasarkan wilayah, di Labuhanbatu Induk sebanyak 17 kasus dan 21 orang tersangka.

Kemudian, di Labuhanbatu Utara sebanyak 13 kasus dan 17 orang tersangka.

Berikutnya, di Labuhanbatu Selatan sebanyak 16 kasus.

Dari seluruh tersangka, sebanyak 37 orang berstatus sebagai pengedar yang terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Kemudian sebanyak 23 orang tersangka berstatus sebagai pemakai yang terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.

"Saya mengimbau dan mengajak peran serta masyarakat dan pemerintah setempat untuk bekerja sama dalam pemberantasan narkoba, karena narkoba adalah musuh bangsa kita dan saat ini Indonesia darurat narkoba. Kita perangi narkoba,” ujar Deni.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Regional
Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Regional
Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Regional
Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Regional
Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Regional
Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Regional
Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Regional
'Fun Bike' Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

"Fun Bike" Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

Regional
Adu Jotos di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Pengunjung, Ini Kronologinya

Adu Jotos di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Pengunjung, Ini Kronologinya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Oktober 2020

Regional
Kronologi 2 Satpam Divonis Bersalah atas Kasus Pembunuhan, Gegara Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam

Kronologi 2 Satpam Divonis Bersalah atas Kasus Pembunuhan, Gegara Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2020

Regional
Terlibat Perjudian, Oknum Kades di Grobogan Terancam 10 Tahun Penjara

Terlibat Perjudian, Oknum Kades di Grobogan Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X