Kompas.com - 30/09/2020, 11:13 WIB
Tim TNKS dan BKSDA saat memasang perangkap guna menangkap harimau, untuk kemudian di relokasi ke daerah yang jauh dari permukiman warga KOMPAS.com/SuwandiTim TNKS dan BKSDA saat memasang perangkap guna menangkap harimau, untuk kemudian di relokasi ke daerah yang jauh dari permukiman warga

JAMBI, KOMPAS.com - Nyaris sebulan harimau meneror warga Desa Selampaung dan Masgo di Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci.

Kehadiran harimau yang mendekati permukiman membuat warga takut, untuk beraktivitas di luar rumah dan pergi ke kebun.

"Harimau itu sudah kehilangan habitatnya. Hutan produksi dekat desa itu, tidak bisa lagi menjadi penyangga taman nasional," kata Kepala Balai Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Tamen Sitorus melalui pesan whatsapp, Rabu (30/9/2020).

Baca juga: Harimau Sumatera Buntung Asal Lembah Hijau Dijodohkan dengan “Gadis Solo”

Menurut keterangan warga setempat, harimau telah dekat permukiman dan kebun sejak Agustus lalu.

Jumlahnya yang sekarang tidak banyak. Hanya satu ekor, yang selalu bertemu dengan warga.

Namun ini perlu dibuktikan lagi dengan identifikasi jejak dan pemasangan kamera trap.

Tim sudah melakukan pengusiran dengan meriam, agar harimau masuk ke dalam kawasan hutan TNKS.

Baca juga: Penuturan Pengunggah Video Harimau Sumatera Kurus yang Sempat Viral: Hanya Merasa Iba

Namun beberapa hari kemudian muncul lagi. Atas laporan warga yang ketakutan untuk beraktivitas, maka kita lakukan penangkapan dengan memasang perangkap.

Hutan produksi tetap (HP) dan Areal Penggunaan lain (APL) yang dekat dengan desa tersebut, masuk wilayah jelajah harimau.

Okupasi manusia menyebabkan harimau kehilangan habitatnya dan sangat berpotensi terjadi konflik antara satwa liar dengan manusia.

Apalagi keberadaan hutan produksi dan APL tidak mampu lagi sebagai penyangga TNKS.

Baca juga: Mengenal Baksi, Harimau Kurus yang Videonya Viral di Medsos, Ternyata Beratnya 103 Kg

Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi, Rahmat Saleh, menyebutkan kemunculan harimau ke permukiman warga Desa Masgo dan Selam Paung, sudah sering terjadi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Regional
Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X