Curi 13 Sepeda di Denpasar, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Kompas.com - 30/09/2020, 10:24 WIB
Pelaku pencurian sepeda gayung ditangkap Polsek Denbar IstimewaPelaku pencurian sepeda gayung ditangkap Polsek Denbar

DENPASAR, KOMPAS.com - Polisi menangkap S (31), spesialis pencurian sepeda di Denpasar, Bali pada Senin (28/9/2020).

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat AKP Andi Muh Nurul Yaqin mengatakan, S telah mencuri 13 sepeda di lokasi yang berbeda.

Baca juga: Kronologi 2 Anggota Satpol PP Aniaya Pengendara Sepeda Motor, Berawal dari Tabrakan

Pelaku diduga mencuri karena harga sepeda sedang mahal di pasaran.

 

"Motifnya karena masalah ekonomi," kata Yaqin dalam keterangan tertulis, Rabu (30/9/2020).

Penangkapan ini berawal dari laporan korban bernama EF pada Senin (28/9/2020) pagi.

Istri korban tak menemukan sepeda yang diparkir di teras rumah. Istrinya lalu membangunkan EF untuk memberi tahu hal itu.

EF langsung membuat laporan ke Polsek Denpasar Barat. Polisi menyelidiki dugaan pencurian sepeda tersebut.

Saat penyelidikan, polisi mendapat petunjuk pelaku masih berada di sekitar lokasi kejadian, Jalan Kebo Iwa, Denpasar.

Pelaku ditangkap di sekitar lokasi kejadian. Lalu, polisi menggeledah tempat tinggal pelaku di Jalan Pulau Belitung, Denpasar Selatan.

Baca juga: 3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

Di sana polisi menemukan sejumlah barang bukti sepeda yang dicuri. Sepeda tersebut masih disimpan di kamar kos pelaku karena belum sempat dijual secara online.

"Hasil interogasi pelaku mengakui telah melakukan pencurian sepeda gayung tersebut," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah Sepekan Isolasi Mandiri, 14 Warga Positif Covid-19 di Tegal Belum Terima Bantuan

Sudah Sepekan Isolasi Mandiri, 14 Warga Positif Covid-19 di Tegal Belum Terima Bantuan

Regional
Bayi Nadine Akhirnya Meninggal, Keluarga Berterima Kasih untuk Pembaca Kompas.com

Bayi Nadine Akhirnya Meninggal, Keluarga Berterima Kasih untuk Pembaca Kompas.com

Regional
Jelang Muktamar, Waketum PPP: Kami Berupaya Keluar dari Krisis di Pemilu 2019

Jelang Muktamar, Waketum PPP: Kami Berupaya Keluar dari Krisis di Pemilu 2019

Regional
Libur Panjang, Pengunjung 'Rest Area' Tol Trans Jateng Wajib Ikut Test Cepat

Libur Panjang, Pengunjung "Rest Area" Tol Trans Jateng Wajib Ikut Test Cepat

Regional
Gempa M 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan di TPA Punggur Batam

Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan di TPA Punggur Batam

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Kata Gugus Tugas

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Kata Gugus Tugas

Regional
Hidup Berdampingan dengan Bencana di Lereng Gunung Merapi

Hidup Berdampingan dengan Bencana di Lereng Gunung Merapi

Regional
Terjadi Kepadatan di Tol Japek, Contra Flow Mulai dari Kilometer 47 sampai 61

Terjadi Kepadatan di Tol Japek, Contra Flow Mulai dari Kilometer 47 sampai 61

Regional
Curi Relief di Makam Tionghoa dan Dijual Rp 400.000 Per Potong, 4 Warga Kediri Ditangkap Polisi

Curi Relief di Makam Tionghoa dan Dijual Rp 400.000 Per Potong, 4 Warga Kediri Ditangkap Polisi

Regional
AWK, Anggota DPD Didemo karena Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

AWK, Anggota DPD Didemo karena Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

Regional
Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Regional
Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Regional
Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Regional
Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X