Buron 9 Bulan Kasus Penipuan Rp 270 Juta, Kades Ditangkap usai Rapat

Kompas.com - 29/09/2020, 21:41 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang membekuk Kepala Desa Cilampek Timur Kamaludin (48) yang menjadi buron kasus penipuan Rp 270 juta, Selasa (29/5/2020). KOMPAS.COM/FARIDAKejaksaan Negeri (Kejari) Karawang membekuk Kepala Desa Cilampek Timur Kamaludin (48) yang menjadi buron kasus penipuan Rp 270 juta, Selasa (29/5/2020).

KARAWANG, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang membekuk Kepala Desa Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek, Kamaludin (48), yang menjadi buron kasus penipuan dengan kerugian Rp 270 juta, Selasa (29/5/2020).

Kamaludin dibekuk saat makan di warung usai rapat di kantor desa. Ia pun masih mengenakan seragam.

"Kami menjemput terpidana di kantor Desa Cikampek Timur. Saat dieksekusi, yang bersangkutan usai rapat," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Rohayatie saat di kantor Kajari Karawang, Selasa (29/9/2020).

Baca juga: Seorang Oknum Kades Diduga Pamer Alat Kelamin ke Istri Orang Lewat Facebook, Korban: Saya Merasa Dilecehkan

Kejaksaan, kata dia, sudah berupaya memanggil Kamaludin. Namun yang bersangkutan tiga kali mangkir dan menolak datang. Alhasil Kamaludin menjadi buron selama sembilan bulan.

Rohayatie menuturkan, Kamaludin sempat dituntut 2 tahun penjara pada Juni 2019. Namun pada Juli 2019, hakim Pengadilan Negeri Karawang memvonis bebas. 

"Kami kemudian mengajukan kasasi ke MA (Mahkamah Agung). Pada Desember 2019, keluar keputusan kasasi dan terpidana harus ditahan," kata Rohayatie

Kamaludin terbukti menipu Momon, seorang pengusaha asal Kecamatan Purwasari. Dia meminjam uang senilai Rp 270 juta kepada Momon untuk bisnis telur.

"Namun terpidana tak kunjung membayar utangnya," kata Rohayatie. 

Kamaludin kemudian mengajak korban bisnis kontrakan. Kepada korban, terpidana menjanjikan bagi hasil Rp 5 juta setiap bulan.

"Namun terpidana membuat janji palsu," ungkap Rohayatie.

Baca juga: Pamerkan Alat Kelamin ke Istri Orang Lewat Facebook, Seorang Oknum Kades Dilaporkan ke Polisi

Kamaludin pun diputus bersalah atas penipuan tersebut dan disangkakan dalam pasal 378 KUH Pidana.

"Kades itu bakal dihukum penjara selama dua tahun," tambahnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X