Kebakaran Garasi di Madiun, 2 Bus dan 1 Pikap Hangus Dilalap Si Jago Merah

Kompas.com - 29/09/2020, 19:03 WIB
PADAMKAN API—Tim pemadam kebakaran Pemkot Madiun sementara memadamkan kobaran api yang membakar garasi bus milik PO Cendan di Jalan Raya Madiun-Ponorogo, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Selasa (29/9/2020) KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIPADAMKAN API—Tim pemadam kebakaran Pemkot Madiun sementara memadamkan kobaran api yang membakar garasi bus milik PO Cendan di Jalan Raya Madiun-Ponorogo, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Selasa (29/9/2020)

MADIUN, KOMPAS.com - Kebakaran melanda sebuah garasi bus milik PO Cendana yang berada di Jalan Raya Madiun-Ponorogo, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Selasa (29/9/2020).

Akibat kebakaran itu, dua bus dan satu mobil hangus dilalap si jago merah.

Seorang saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian menyebutkan api berasal dari percikan api saat sejumlah pegawai sedang memotong bodi bus menggunakan las listrik.

Api mulai membakar bangkai bus, jok bekas, serta ban bekas yang berada di garasi.

Baca juga: 4 Karyawan BRI di Bima Positif Covid-19, Semuanya Isolasi Mandiri

"Kebakaran ini bermula karena ada percikan api saat pegawai memotong bodi bus,” kata tukang las Riyan Risen (36), saat ditemui di lokasi.

Tak lama kemudian, api yang bersumber dari percikan pemotongan las mengenai jok dan ban yang berada di sekitar lokasi.

Dalam hitungan menit, api cepat membesar lalu membakar tumpukan ban hingga dua bus, dan satu mobil pikap.

Riyan menuturkan, biasanya bila timbul api, pegawai langsung menyiramnya.

Namun, siang itu, air tidak ada di lokasi sehingga api menghanguskan dua bus.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Regional
Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Regional
Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Regional
Cerita Sinaga, Usir Harimau yang Hendak Makan Ternaknya dari Jarak 3 Meter, Dibentak Tiga Kali

Cerita Sinaga, Usir Harimau yang Hendak Makan Ternaknya dari Jarak 3 Meter, Dibentak Tiga Kali

Regional
Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar

Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral Video Bupati Sukoharjo Bentak Pedagang | Gempa Magnitude 6,2 di Majene

[POPULER NUSANTARA] Viral Video Bupati Sukoharjo Bentak Pedagang | Gempa Magnitude 6,2 di Majene

Regional
Gempa di Pangandaran Terjadi pada Jumat Malam

Gempa di Pangandaran Terjadi pada Jumat Malam

Regional
Malang, Fathan Dibunuh karena Menolak Dipinjami Uang

Malang, Fathan Dibunuh karena Menolak Dipinjami Uang

Regional
4 Fakta Mahasiswa Universitas Telkom Dibunuh, Korban Diduga Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 400 Juta

4 Fakta Mahasiswa Universitas Telkom Dibunuh, Korban Diduga Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 400 Juta

Regional
Gubernur Gorontalo Usul Bukti Ikut Vaksinasi Jadi Syarat Bepergian

Gubernur Gorontalo Usul Bukti Ikut Vaksinasi Jadi Syarat Bepergian

Regional
Pura-pura Beli Kerupuk, Satu Keluarga Rampok Toko dan Bawa Kabur Rp 200 Juta, Satu Pelaku Hamil 8 Bulan

Pura-pura Beli Kerupuk, Satu Keluarga Rampok Toko dan Bawa Kabur Rp 200 Juta, Satu Pelaku Hamil 8 Bulan

Regional
Persediaan Alat Rapid Test Antigen di Kabupaten Semarang Menipis

Persediaan Alat Rapid Test Antigen di Kabupaten Semarang Menipis

Regional
Masalah Sampah di Pekanbaru Ditangani Polda Riau, Kemungkinan Ada Tersangka

Masalah Sampah di Pekanbaru Ditangani Polda Riau, Kemungkinan Ada Tersangka

Regional
Detik-detik Tubuh Ridwan Diterkam Buaya hingga Luka Parah, Korban Sempat Melawan

Detik-detik Tubuh Ridwan Diterkam Buaya hingga Luka Parah, Korban Sempat Melawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X