KILAS DAERAH

Kejar SPIP Level 3, Pemprov Babel Tingkatkan Budaya Sadar Risiko bagi ASN

Kompas.com - 29/09/2020, 14:37 WIB
Pemprov Babel menggelar kegiatan Sosialisasi Sistem Pengendali Intern Pemerintah (SPIP) Unsur Penilaian Risiko di Ruang Pertemuan Pasir Padi, Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (29/9/2020).
DOK. Humas Pemprov Babel/SaktioPemprov Babel menggelar kegiatan Sosialisasi Sistem Pengendali Intern Pemerintah (SPIP) Unsur Penilaian Risiko di Ruang Pertemuan Pasir Padi, Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (29/9/2020).

KOMPAS.com – Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung ( Babel) Abdul Fatah mengungkapkan, Pemerintah Provinsi ( Pemprov) Babel berupaya menciptakan budaya sadar risiko bagi aparatur sipil negara (ASN).

Untuk itu, pihaknya menggelar "Sosialisasi Sistem Pengendali Intern Pemerintah (SPIP) Unsur Penilaian Risiko" di Ruang Pertemuan Pasir Padi, Kantor Gubernur Babel, Selasa (29/9/20/2020).

Pada kesempatan ini, Kantor Inspektorat Daerah Pemprov Babel juga meluncurkan klinik konsultasi dan helpdesk online pemetaan risiko bagi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Babel.

Abdul menerangkan, kegiatan ini juga dilaksanakan untuk menjadi daya dorong dalam upaya mencapai maturitas SPIP level 3.

Baca juga: RSUD Soekarno di Babel Tambah Alat Operasi Batu Ginjal Canggih dari Jerman

Menurutnya, saat ini SPIP Pemprov Babel berada pada posisi 2,85 dan perlu sedikit upaya yang harus dilakukan guna mencapai level 3.

“Salah satu upaya tersebut adalah dengan mengadakan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman penilaian risiko serta tindak lanjut yang harus dilakukan,” ujarnya saat membuka sosiliasi tersebut.

Abdul yakin dengn adanya SPIP mulai dari lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan pengendalian intern pada tahun ini atau tahun depan akan mendorong Provinsi Babel meraih maturitas SPIP level 3.

"Dengan kerja keras dan pemahaman yang sama, maturitas SPIP level 3 akan kami raih," ungkapnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Layanan RSUD Babel Tetap Berjalan meski 2 Staf dan 1 Dokter Positif Corona

Terlebih, lanjut Abdul, seluruh perangkat daerah di Provinsi Babel sudah melakukan penandatanganan pakta integritas pelaksanaan SPIP.

Dia menegaskan, sejak awal kepemimpinannya bersama dengan Gubernur Babel Erzaldi Rosman telah berhasil membuat provinsi ini mendapat predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DIY Siapkan Hotel Mutiara untuk Tampung Dokter dan Perawat Tambahan

Pemprov DIY Siapkan Hotel Mutiara untuk Tampung Dokter dan Perawat Tambahan

Regional
'Jadi Guru Honorer itu Banyak Membatin, Tidak Tahan kalau Bukan Panggilan Jiwa'

"Jadi Guru Honorer itu Banyak Membatin, Tidak Tahan kalau Bukan Panggilan Jiwa"

Regional
Kisah Khamdan, Terpilih Jadi Guru Inovatif meski Mengajar di Pedalaman NTT Tanpa Listrik dan Sinyal

Kisah Khamdan, Terpilih Jadi Guru Inovatif meski Mengajar di Pedalaman NTT Tanpa Listrik dan Sinyal

Regional
Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Regional
Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Regional
Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Regional
5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

Regional
Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Regional
Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Regional
Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Regional
Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Regional
Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Regional
Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Regional
Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X