Beras Bansos Tercampur Biji Plastik di Cianjur Diperiksa di Puslabfor Polri

Kompas.com - 29/09/2020, 08:22 WIB
Butiran plastik ditemukan di karung beras bantuan pangan non tunai di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANButiran plastik ditemukan di karung beras bantuan pangan non tunai di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

CIANJUR, KOMPAS.com – Jajaran Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, masih mendalami kasus temuan beras bantuan pangan non tunai (BPNT) yang tercampur biji plastik.

Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai mengatakan, penyidik akan mengirimkan butiran plastik tersebut ke Pusat Labolatorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk diperiksa.

“Nanti kita bisa tahu unsur-unsur apa saja yang terkandung di dalamnya,” kata Rifai kepada Kompas.com di Mapolres Cianjur, Senin (28/9/2020).

Baca juga: Polisi Dalami Dugaan Sabotase dalam Kasus Beras Bansos Tercampur Biji Plastik

Sejauh ini, dikatakan Rifai, belum ada keluhan kesehatan dari keluarga penerima manfaat (KPM) yang diduga telah terlanjur mengonsumsinya.

“Hingga saat ini ada delapan KPM yang kita mintai keterangan yang menemukan butiran plastik dalam karung beras mereka,” ujar dia.

Sementara itu, terkait motif dari kasus tersebut, pihaknya masih melakukan pendalaman dengan memeriksa para pihak terkait, termasuk suplier.

“Apakah karena ada unsur kesengajaan atau ada motif lain, seperti sabotase dari pesaing. Kita masih dalami motifnya," ucap Rifai.

Baca juga: Plt Bupati Cianjur Kecewa Ada Beras Campur Biji Plastik

Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Cianjur, Jawa Barat  Muhammad Isnaeni mendesak penanganan kasus beras bantuan pemerintah yang tercampur biji plastik segera rampung.

Pasalnya, jika kasus yang mencuat di wilayah Kecamatan bojongpicung itu berlarut-larut, legislator Partai Golkar itu khawatir ada pihak yang memolitisasi.

“Apalagi sekarang Cianjur akan menghadapi Pilkada, rentan dipolitisir,” kata Isnaeni kepada Kompas.com usai menghadiri rapat evaluasi di lingkungan Pendopo, Kamis (24/9/2020).

Baca juga: Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

30 Napi Lapas Kerobokan Positif Covid-19, Jadi Klaster Baru di Bali

30 Napi Lapas Kerobokan Positif Covid-19, Jadi Klaster Baru di Bali

Regional
Ini Kunci Kesuksesan Teluk Kabung Selatan, Satu-satunya Kelurahan di Padang Bebas dari Covid-19

Ini Kunci Kesuksesan Teluk Kabung Selatan, Satu-satunya Kelurahan di Padang Bebas dari Covid-19

Regional
Hendak Ambil Madu di Kebun Sawit, Pemuda ini Tewas Disengat Kawanan Tawon

Hendak Ambil Madu di Kebun Sawit, Pemuda ini Tewas Disengat Kawanan Tawon

Regional
11 Orang Tewas Tertimbun Longsor, 3 Pekerja Tambang Ilegal Jadi Tersangka

11 Orang Tewas Tertimbun Longsor, 3 Pekerja Tambang Ilegal Jadi Tersangka

Regional
Viral, Video Jerit dan Tangis Saat Makam Dibongkar karena Masalah Mantan Menantu, Ini Faktanya

Viral, Video Jerit dan Tangis Saat Makam Dibongkar karena Masalah Mantan Menantu, Ini Faktanya

Regional
Kisah Pilu Bocah Balita di Medan, Orangtuanya Dipenjara dan Dianiaya Saat Tinggal dengan Pamannya

Kisah Pilu Bocah Balita di Medan, Orangtuanya Dipenjara dan Dianiaya Saat Tinggal dengan Pamannya

Regional
Jokowi Ingin Fakultas Kehutanan UGM Kembangkan Inovasi, di Antaranya 'Precision Forestry'

Jokowi Ingin Fakultas Kehutanan UGM Kembangkan Inovasi, di Antaranya "Precision Forestry"

Regional
Dikira Boneka, Ternyata Jasad Orok di Dalam Parit

Dikira Boneka, Ternyata Jasad Orok di Dalam Parit

Regional
Ini Pemicu Pembunuhan Seorang Wanita Hamil di Bandung

Ini Pemicu Pembunuhan Seorang Wanita Hamil di Bandung

Regional
Bantu Pemerintah Tangani Covid-19, UKSW Bangun Laboratorium Biomolekuler BSL 3

Bantu Pemerintah Tangani Covid-19, UKSW Bangun Laboratorium Biomolekuler BSL 3

Regional
Pria Ini Kepergok Curi Motor, Lari Dikejar Warga tapi Jatuh hingga Patah Tulang

Pria Ini Kepergok Curi Motor, Lari Dikejar Warga tapi Jatuh hingga Patah Tulang

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 Oktober 2020

Regional
Hentikan Dugaan Kampanye Hitam Erwin Aksa, Bawaslu Makassar Dilaporkan ke DKPP

Hentikan Dugaan Kampanye Hitam Erwin Aksa, Bawaslu Makassar Dilaporkan ke DKPP

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 23 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 23 Oktober 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X