Polisi Dalami Kemungkinan Ada Tersangka Lain untuk Kasus Konser Dangdut di Tegal

Kompas.com - 29/09/2020, 07:02 WIB
Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari memberi keterangan dalam konferensi pers penetapan tersangka Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo di Mapolres Tegal Kota, Senin (28/9/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiKapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari memberi keterangan dalam konferensi pers penetapan tersangka Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo di Mapolres Tegal Kota, Senin (28/9/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - Penyidik Polres Tegal Kota dibantu penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Tengah masih terus mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain yang turut bertanggung jawab dalam kasus konser dangdut yang digelar Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo.

"Kami sementara masih dalami, keterlibatan yang lainnya," kata Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo, saat ditanya wartawan kemungkinan ada tersangka lain saat konferensi pers di Mapolres Tegal Kota, Senin (28/9/2020).

Diungkapkan Rita, tersangka sebagai penyelenggara gelaran pesta pernikahan dengan hiburan konser dangdut pernikahan dan khitanan anaknya, sebelumnya menyatakan siap bertanggung jawab.

Baca juga: Jadi Tersangka, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Tak Ditahan, Polisi: Hanya Wajib Lapor

"Di sini beliau sohibul hajat (penyelenggara) yang menentukan sendiri kemudian dengan peran dan kapasitasnya, menyatakan apapun yang terjadi beliau akan bertanggung jawab," ungkap Rita.

Dalam kesempatan itu, Rita sekaligus mengingatkan publik agar mematuhi aturan dan imbauan pemerintah dalam upaya penanganan pandemi Covid-19.

"Ini jadi pembelajaran kita semuanya. Bahwa tidak boleh sembarangan, karena pandemi Covid-19 masih terjadi dan angka positif masih belum turun. Sehingga apa yang menjadi perintah dan imbauan agar selalu ditaati," pinta Rita.

Sesuai instruksi dari pimpinan, pihak Polres Tegal Kota tidak akan memberikan izin kegiatan apapun yang sifatnya mengundang kerumunan massa.

Baca juga: Jadi Tersangka, Wakil Ketua DPRD Tegal Dijerat UU Kekarantinaan Kesehatan

"Sesuai STR yang terbaru tidak diberikan izin sama sekali. Untuk kegiatan-kegiatan apapun yang sifatnya mengumpulkan massa," imbuhnya.

Sebelumnya, polisi menetapkan Wakil Ketua DPRD Wasmad Edi Susilo sebagai sebagai tersangka setelah menggelar pesta hajatan dengan hiburan konser dangdut yang dihadiri ribuan orang.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal ini disangkakan melanggar Pasal 93 Undang-undang No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan Juncto Pasal 216 ayat 1 KUHP Juncto Pasal 65 Ayat 1 KUHP, dengan ancaman maksimal satu tahun kurungan penjara dan atau denda Rp. 100 juta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X