Kompas.com - 28/09/2020, 22:16 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim IstimewaGubernur Banten Wahidin Halim

SERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan lahan seluas satu hektar untuk dijadikan tempat pemakaman umum (TPU) pasien Covid-19.

Lahan tersebut berada di Kelurahan Sayar, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, lahan pemakaman dipersiapkan bagi jenazah pasien Covid-19 di Banten yang kesulitan mencari tempat pemakaman.

"Karena masyarakat kesulitan mencari pemakaman. Kami persiapkan satu hektar yang nantinya dikelola untuk dijadikan tempat pemakaman umum khusus Covid-19," ujar Wahidin.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Banten Cari Lahan Pemakaman di Kota Serang

Kepastian lahan pemakaman setelah adanya rekomendasi dari Wali Kota Serang Syafrudin terkait lokasi yang cocok untuk dijadikan TPU.

"Hari ini kami sudah mendapatkan rekomendasi dari wali kota (Serang) di Kelurahan Sayar, Kecamatan Taktakan," kata Wahidin.

Mantan Wali Kota Tangerang itu meminta masyarakat sekitar lahan pemakaman tak usah khawatir terpapar virus corona.

"Tidak ada apabila sudah meninggal, masuk peti, tidak akan menular bagi masyarakat sekitar. Jadi, jangan mau diprovokasi nanti," ucapnya.

Wahidin menambahkan, Pemerintah Provinsi Banten menyediakan lahan pemakaman untuk kepentingan bersama, sehingga butuh kerja sama semua pihak.

"Ini kepentingan kita semua, tentunya kepentingan pemerintah bisa menyedikan fasiltas (pemakaman), dan saudara kita yang meninggal dan keluarganya terfasilitasi," tandasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X