Hanya karena Tak Diizinkan Bekerja di Pabrik, Anak Aniaya Ayah dan Ibunya hingga Kritis

Kompas.com - 28/09/2020, 20:52 WIB
Ilustrasi WWW.PEXELS.COMIlustrasi

KOMPAS.com - AMH (27), warga asal Desa Jumeneng, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, ditangkap karena menganiaya ayah dan ibunya, Yasin (70) dan Muripah (65).

Tindakan keji AMH terjadi pada Sabtu malam (26/9/2020) sekira pukul 21.00 WIB, saat kondisi kampung sepi. Diketahui warga khususnya laki-laki tengah menghadiri acara pemakaman.

Baca juga: Gatot Nurmantyo Sebut Massa Pengadang Acara KAMI merupakan Demonstran Bayaran

AMH menganiaya kedua orangtuanya dengan sebilah pisau dapur. Dia dengan sengaja mengarahkan sabetan pisau ke leher saat kedua orangtuanya tidur.

Namun, perbuatan AMH diketahui kedua korban hingga terjadi keributan.

Keributan tersebut didengar warga yang kemudian berbondong-bondong mendatangi rumah AMH. Warga kaget melihat korban sudah berlumuran darah dan pelaku yang sedang memegang pisau.

Baca juga: McDonald’s Kuta Beach Tutup, Satpol PP Berjaga agar Kejadian di Sarinah Tak Terulang

Warga kemudian berupaya menangkap pelaku. Namun, AMH yang sedang memegang senjata tajam berupaya melawan.

"Warga beramai-ramai menangkap pelaku dengan menindih dan menyingkirkan pisau, sedangkan korban masih tergeletak di kasur," ujar seorang warga bernama Imam, dikutip dari Surya, Minggu (27/9/2020.

Warga lainnya berupaya membawa korban yang sudah dalam keadaan terkapar mengeluarkan banyak darah ke rumah sakit terdekat.

"Sudah banyak darah di kasur dan korban masih sadar. Korban kondisinya kritis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit," terangnya.

Anggota Polsek Mojoanyar dan Sat Reskrim Polres Mojokerto yang tiba di lokasi kejadian kemudian membawa pelaku ke kantor polisi. 

Motif

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Rifaldhy mengatakan, dari hasil pemeriksaan, AMH menganiaya kedua orangtuanya karena emosi dilarang bekerja di pabrik pengolahan kayu di Kabupaten Sidoarjo.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalani 'Rapid Test' Wajib, 40 Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Reaktif Covid-19

Jalani "Rapid Test" Wajib, 40 Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Reaktif Covid-19

Regional
Cerita Nelayan Benur di Lombok yang Hidupnya Tak Tentu karena Tengkulak

Cerita Nelayan Benur di Lombok yang Hidupnya Tak Tentu karena Tengkulak

Regional
Fakta Seorang Warga Kalsel Diterkam Buaya, Berawal dari Cuci Tangan di Pintu Air Tambak

Fakta Seorang Warga Kalsel Diterkam Buaya, Berawal dari Cuci Tangan di Pintu Air Tambak

Regional
Benteng Hock, Kantor Satlantas Polres Salatiga yang Dikenal Angker, Kini Jadi Spot Foto

Benteng Hock, Kantor Satlantas Polres Salatiga yang Dikenal Angker, Kini Jadi Spot Foto

Regional
Gubernur Banten: Tak Ada Konflik, Jadwal Pilkada Banten Masih Sesuai Agenda

Gubernur Banten: Tak Ada Konflik, Jadwal Pilkada Banten Masih Sesuai Agenda

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak di Ciamis, Sebulan Lebih dari 100 Orang Positif

Kasus Covid-19 Melonjak di Ciamis, Sebulan Lebih dari 100 Orang Positif

Regional
Pesan Pensiunan Guru: Kalau Anda Sukses, Tolong Perhatikan Guru...

Pesan Pensiunan Guru: Kalau Anda Sukses, Tolong Perhatikan Guru...

Regional
Modus Ganti Isi Galon dengan Air Biasa tapi Tutup Segel Resmi, 2 Agen Ditahan Polisi

Modus Ganti Isi Galon dengan Air Biasa tapi Tutup Segel Resmi, 2 Agen Ditahan Polisi

Regional
Minuman Literasi, Produk Herbal Kekinian ala Siswa SMK Gresik, Peluang Bisnis Baru di Balik Pandemi

Minuman Literasi, Produk Herbal Kekinian ala Siswa SMK Gresik, Peluang Bisnis Baru di Balik Pandemi

Regional
Main Perahu di Rawa Pening tapi Tiba-tiba Bocor, Pemancing Tewas Tenggelam

Main Perahu di Rawa Pening tapi Tiba-tiba Bocor, Pemancing Tewas Tenggelam

Regional
Diterkam Buaya Usai Panen Bandeng, Anggota Tubuh Pria Ini Belum Ditemukan

Diterkam Buaya Usai Panen Bandeng, Anggota Tubuh Pria Ini Belum Ditemukan

Regional
Niat Memijat Muridnya yang Cedera, Oknum Guru di Kalsel Justru Berbuat Cabul

Niat Memijat Muridnya yang Cedera, Oknum Guru di Kalsel Justru Berbuat Cabul

Regional
Bayar Uang Muka Tagihan Listrik yang Capai Belasan Juta Rupiah, Suratno Harus Jual 7 Pohon Miliknya

Bayar Uang Muka Tagihan Listrik yang Capai Belasan Juta Rupiah, Suratno Harus Jual 7 Pohon Miliknya

Regional
Sosok Mendiang Bupati Situbondo di Mata Khofifah dan Emil Dardak

Sosok Mendiang Bupati Situbondo di Mata Khofifah dan Emil Dardak

Regional
Ini Alasan Putra Amien Rais Dukung Gibran pada Pilkada 2020 Kota Solo

Ini Alasan Putra Amien Rais Dukung Gibran pada Pilkada 2020 Kota Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X