Kompas.com - 28/09/2020, 16:36 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

MADIUN, KOMPAS.com - Seorang aparatur sipil negara berinisial FB (52) yang kesehariannya bertugas di Pemerintah Kabupaten Madiun meninggal dunia terpapar corona.

Pria yang tinggal di Desa Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, meninggal setelah dirawat positif Covid-19 di RSUD dr Soedono Madiun selama dua puluh hari.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Madiun, Mashudi menuturkan, almarhum meninggal di ruang isolasi RSUD dr Soedono Madiun, Minggu (27/9/2020) malam.

“Meninggal tadi malam. Dan sudah dikuburkan dengan pemakaman protokol Covid-19 tadi siang di Kota Madiun,” ujar Mashudi, yang dikonfirmasi Kompas.com, Senin (28/9/2020) sore.

Baca juga: 2 Pejabat Aceh Tengah Positif Corona, 2 Kantor Ditutup Sementara

Mashudi menuturkan, sebelum terpapar corona, FB dua tahun terakhir memiliki riwayat penyakit gula.

FB juga dilaporkan memiliki penyakit bawaan lainnya.

Sementara itu, kondisi istri dan seorang anak yang tertular Covid-19 dari almarhum FB dalam keadaan sehat.

Keduanya saat ini masih menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Meninggalnya ASN itu menjadikan kasus kematian terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Madiun naik menjadi delapan orang.

FB dinyatakan positif Covid-19 sejak Selasa (8/9/2020) lalu.

Sebelum terpapar corona, almarhum pernah memiliki riwayat perjalanan ke Malang (zona merah), Kamis (20/8/2020).

Usai pulang dari Malang, beberapa hari kemudian FB mengeluh lesu dan tidak nafsu makan.

Beberapa hari kemudian pria ini memeriksakan diri ke rumah sakit.

Lantaran memiliki riwayat bepergian dari zona merah, kemudian dilakukan rapid test dengan hasil reaktif.

Tak lama kemudian, pria ini menjalani uji swab. Hasilnya, ia dinyatakan positif Covid-19.

Dua minggu kemudian, hasil uji swab menunjukkan istri FB dan seorang anaknya dinyatakan terpapar corona lantaran menjadi kontak erat.

Baca juga: Tenaga Kesehatan RSUD Soedono Madiun Terpapar Corona, Dua Ruang Paviliun Ditutup

Hingga Senin (28/9/2020), jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Madiun mencapai 107 orang.

Dari jumlah itu, 88 sembuh, sembilan dirawat, dua isolasi mandiri dan delapan orang meninggal dunia.

Terhadap fakta itu, Mashudi mengingatkan warga Kabupaten Madiun makin ketat menerapkan protokol kesehatan.

Penerapan protokol kesehatan itu berupa memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X