Batam Sediakan Isolasi Kelas VIP dengan Tarif Rp 800.000 Per Malam

Kompas.com - 28/09/2020, 15:47 WIB
Kepala Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam yang juga Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Batam akan membuka isolasi VIP atau mandiri. Dimana isolasi VIP atau mandiri ini nantinya akan dilakukan di apartemen dan hotel, yang siap melayani pasien yang terkonfirmasi positif secara berkelas, namun hanya diperuntukan terhadap pasien asimptomatik atau orang tanpa gejala. DOK DINKES BATAMKepala Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam yang juga Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Batam akan membuka isolasi VIP atau mandiri. Dimana isolasi VIP atau mandiri ini nantinya akan dilakukan di apartemen dan hotel, yang siap melayani pasien yang terkonfirmasi positif secara berkelas, namun hanya diperuntukan terhadap pasien asimptomatik atau orang tanpa gejala.

BATAM, KOMPAS.com – Kepala Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam yang juga Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Batam akan membuka isolasi VIP atau mandiri.

Isolasi VIP ini menggunakan apartemen dan hotel yang siap melayani pasien positif Covid-19 secara berkelas. Namun isolasi VIP ini hanya untk pasien tanpa gejala.

“Alhamdulillah sudah ada satu apartemen dan satu hotel yang bersedia untuk dijadikan isolasi VIP atau mandiri,” kata Didi melalui telepon, Senin (28/9/2020).

Ia mengatakan, apartemen dan hotel yang bersedia menjadi tempat isolasi VIP adalah Baloi dan Hotel Sentosa. Kedua tempat penginapan ini menyediakan tenaga medis.

“Penanggug jawabnya tetap dari RSKI Covid-19 Pulau Galang dan tenaga medisnya juga dari sana, hal ini sudah dibicarakan dengan kepala RSKI Covid-19 Pulau Galang,” terang Didi.

Baca juga: Jadi Klaster Corona, 2 Perusahaan Modal Asing di Batam Ogah Lockdown

Soal biaya, Didi mengatakan nantinya akan dibebankan kepada pasien yang bersangkutan.

Sebab, isolasi VIP atau mandiri ini sifatnya atas dasar permintaan pasien jika tidak ingin dirawat di rumah sakit rujukan.

Ada pun tarifnya mulai dari Rp 700.000 hingga Rp 800.000 per malam. Isolasi untuk sementara akan dilakukan selama 14 hari.

“Untuk pasien asimptomatik atau orang tanpa gejala langsung dibawa ke Pulau Galang. Jika si pasien tidak mau, bisa memilih untuk diisolasi VIP, yakni di apartemen Baloi atau hotel Santosa dengan konsekuensi biaya ditanggung sendiri. Jadi seperti menginap di hotel lah,” papar Didi.

Ditanyai apakah ada pemberlakuan khusus untuk pasien yang bisa memanfaatkan isolasi VIP, Didi mengatakan tidak ada.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video 5 Remaja Perempuan Memperebutkan Lelaki Viral, Polisi Panggil Keluarga dan Pihak Sekolah

Video 5 Remaja Perempuan Memperebutkan Lelaki Viral, Polisi Panggil Keluarga dan Pihak Sekolah

Regional
Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Regional
Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X