Buntut Dangdutan di Tengah Pandemi, Pemkot Tegal Tutup Obyek Wisata dan Padamkan Lampu Jalan

Kompas.com - 28/09/2020, 13:16 WIB
Sejumlah petugas menutup akses jalan di Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah dengan water barrier, Sabtu (26/9/2020) malam. (Istimewa) KOMPAS.com/Tresno SetiadiSejumlah petugas menutup akses jalan di Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah dengan water barrier, Sabtu (26/9/2020) malam. (Istimewa)

TEGAL, KOMPAS.com - Setelah konser dangdut yang digelar pimpinan DPRD yang dihadiri ribuan orang, Pemerintah Kota Tegal, Jawa Tengah, mengambil sejumlah langkah yang dianggap strategis untuk menghindari adanya kerumunan.

Kebijakan yang diambil di antaranya mulai dari menata kembali keberadaan pedagang kaki lima (PKL), menutup obyek wisata, dan menutup sebagian akses jalan dan memadamkan sejumlah lampu penerangan jalan umum.

Wakil Wali Kota Muhamad Jumadi mengemukakan, upaya itu untuk membatasi atau memperketat ruang gerak masyarakat untuk menghindari kerumunan mengingat tren kenaikan kasus Covid-19 masih terjadi di Kota Tegal.

"Masyarakat harus paham. Kami semua berusaha menyadarkan semua saja, agar sama-sama menjaga Kota Tegal dari terjangan wabah. Karena sekarang (kasus) memang sedikit naik," kata Jumadi, kepada wartawan di Kantor Kecamatan Tegal Selatan, Minggu (27/9/2020).

Baca juga: Tukang Becak Positif Covid-19 di Tegal Keluyuran Bawa Penumpang, Desakan Ekonomi hingga Dibantu Warga

Obyek wisata, kata Jumadi akan ditutup sementara mulai 1 Oktober mendatang.

"Obyek wisata mulai 1 Oktober kita close dulu. Tujuannya sama, untuk mengingatkan kembali pandemi belum berakhir," kata dia.

Menurut Jumadi, upaya untuk menekan kerumunan memang sedang dijalankan. Salah satu dengan menata PKL di sejumlah titik keramaian.

"Bukan dibubarkan. Namun ditertibkan dan ditata, karena jika tidak ditata akan terjadi kerumunan baru. Untuk itu kita berusaha mengetatkan kembali dengan semua ditata," imbuh Jumadi.

Sebelumnya, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, sebagian tempat usaha seperti kafe juga akan ditutup sementara sampai situasi dirasa sudah aman.

Baca juga: Buntut Konser Dangdut, Kapolsek Tegal Selatan Dicopot dan Diperiksa Propam

"Arahan dari Pak Gubernur, Kota Tegal harus benar-benar safety. Di ruang publik yang ramai, lampu akan kita matikan, seperti alun-alun. Kemudian untuk obyek wisata juga akan kita tutup. Sebagian cafe ditutup sampai nanti aman," kata Dedy kepada wartawan.

Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum (PJU) DPUPR Kota Tegal, Sudjatmiko mengatakan, pemadaman PJU di sejumlah kawasan ramai orang sudah dipadamkan saat malam hari sejak Sabtu (26/9/2020).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X