Kompas.com - 28/09/2020, 08:10 WIB
Gedung baru ruangan khusus isolasi Covid-19 di RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya, mulai dipenuhi oleh pasien terkonfirmasi pada Jumat (25/9/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAGedung baru ruangan khusus isolasi Covid-19 di RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya, mulai dipenuhi oleh pasien terkonfirmasi pada Jumat (25/9/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya berupaya menyiapkan ruang isolasi alternatif di RS Islam dan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Universitas Negeri Siliwangi (UNS) Tasikmalaya.

Langkah ini menyusul terus bertambahnya pasien terkonfirmasi corona dan telah penuhnya gedung baru Mitra Batik khusus pasien Covid-19 di RSUD Soekardjo Tasikmalaya sampai Senin (28/9/2020).

Apalagi, muncul beberapa klaster besar penyebaran Covid-19 mulai dari klaster tenaga medis, klaster keluarga sepulang perjalanan rekreasi keliling Sumatera, sampai yang terbaru klaster pendidikan pondok pesantren di pusat Kota Tasikmalaya.

Baca juga: Tasikmalaya Catatkan Klaster Pesantren, 12 Orang Positif Covid-19 dalam Sehari

"Sejak malam, kami langsung menggelar rapat berkaitan dengan klaster pendidikan berada di Pondok Pesantren, Kecamatan Cihideung, dan sempat membahas PSBM di lokasi, tapi belum diputuskan. Karena, putusan akan menunggu rapat bersama gugus tugas lengkap. Kita juga siapkan dua lokasi jadi ruang isolasi. Gedung baru sudah penuh di RSUD," jelas Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan, kepada wartawan, Senin pagi.

Sampai sekarang, pihaknya tinggal melengkapi kamera CCTV di beberapa ruangan alternatif Rusunawa UNS Tasikmalaya yang tak dipakai mahasiswanya selama ini.

Ruangan khusus tenaga medis pun sedang dibenahi untuk memaksimalkan kinerja perawat dan dokter yang nantinya merawat para pasien Covid-19 sampai sembuh.

"Kita sedang melengkapi ruangan dengan CCTV dan blower di Rusunawa UNS Siliwangi. Secepatnya disiapkan, soalnya ada lagi klaster baru pendidikan (pesantren)," ungkapnya.

Baca juga: Warga Tasikmalaya Diminta Bersiap untuk Pembebasan Lahan Tol Gedebage

Ivan menambahkan, selang dua hari keluarnya hasil tes swab, diketahui ada 22 yang terkonfirmasi dari klaster pondok pesantren pada Minggu (27/9/2020) malam tadi.

Para pasien dijemput petugas gugus tugas dari rumahnya masing-masing untuk menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Soekardjo Tasikmalaya.

"Makanya sekarang penuh, 12 orang sudah dijemput klaster pesantren sebelumnya, malam tadi tambah ada 22 orang klaster sama positif. Belum lagi nanti hasil tracing yang sudah di-swab dan menunggu hasil. Jumlahnya ratusan, makanya kita persiapkan tempat alternatif," pungkasnya.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X