Motor Tabrak Truk, Ibu dan Dua Anak yang Dibonceng di Depannya Tewas

Kompas.com - 27/09/2020, 22:32 WIB
Petugas dari Satlantas Polres Jombang melakukan olah TKP kecelakaan antara truk dengan motor di jalan raya Desa Janti, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (27/9/2020). KOMPAS.COM/SATLANTAS POLRES JOMBANGPetugas dari Satlantas Polres Jombang melakukan olah TKP kecelakaan antara truk dengan motor di jalan raya Desa Janti, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (27/9/2020).

JOMBANG, KOMPAS.com - Tiga orang tewas akibat tabrakan antara truk dengan sebuah sepeda motor, di jalan raya Desa Janti, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (27/9/2020).

Ketiga korban kecelakaan di jalur alternatif Surabaya-Kediri tersebut, yakni pengendara motor dan 2 anak yang dibonceng pada bagian depan.

Kasat Lantas Polres Jombang Ajun Komisaris Polisi Haris mengungkapkan, kecelakaan berujung maut itu terjadi sekitar pukul 12.45 WIB.

Awalnya, ungkap Haris, motor matic hitam dengan nomor polisi S 4366 OAK, melaju dari arah selatan ke arah jalan raya Mojoagung.

Baca juga: 3 Pekerja Bangunan Tertimpa Reruntuhan Tembok, 1 Tewas, 2 Kritis

Saat memasuki wilayah Desa Janti, motor matic tersebut tiba-tiba oleng ke kanan. Sedangkan pada saat bersamaan, sebuah truk melaju dari arah berlawanan.

Truk dengan nomor polisi AG 8765 EC tersebut dikemudikan oleh Suyoto (48), warga Kandat, Kabupaten Kediri.

"Motor tiba-tiba oleng ke kanan sehingga tertabrak oleh kendaraan truk," kata Haris, saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu malam.

Menurut dia, pengemudi motor diduga kehilangan kendali sehingga motor yang dikemudikan oleng ke kanan saat melaju di jalan raya.

Haris menuturkan, motor matic warna hitam tersebut dikemudikan oleh AGSH (27), perempuan asal Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

Di atas motor yang dikemudikan AGSH, terdapat dua penumpang anak-anak dan balita di bagian depan, serta 1 penumpang dewasa di belakang pengemudi motor.

"(Pengemudi) tidak menguasai kemudi karena bonceng dua anak kecil di depan, sehingga (motor) mengarah ke kanan," ujar Haris.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X