Kompas.com - 27/09/2020, 09:57 WIB
Kelly Krey(69) memeluk karwar perempuan, karyanya, di galeri miliknya, di Jalan Jogjakarta, Manokwari, Papua Barat, Sabtu (19/9/2020). KOMPAS.COM/WINDORO ADIKelly Krey(69) memeluk karwar perempuan, karyanya, di galeri miliknya, di Jalan Jogjakarta, Manokwari, Papua Barat, Sabtu (19/9/2020).

Oridek (36) yang ditemui terpisah di rumahnya, di tepi pantai Pasir Putih, Kwawi, Manokwari Timur, mengaku belum bisa mengandalkan nafkah dari mematung kayu.

“Saya masih mengandalkan mencari nafkah sebagai nelayan, dan pekerja bangunan,” ungkapnya.

Setiap hari ia mampu membuat satu sampai lima patung kayu.

“Tergantung ukuran patung dan jenis kayunya. Kalau patung patung berukuran 20 sentimeter, saya mampu membuat lima dalam sehari. Tetapi kalau patung berukuran 50 sampai 100 sentimeter, saya cuma mampu membuat dua sampai tiga patung dalam sehari,” tuturnya.

Untuk menjual patung patung tersebut, ia butuh waktu tiga sampai lima bulan. Bahkan kadang butuh waktu setahun.

“Itu sebabnya saya tak bisa mengandalkan penghasilan dari membuat patung kayu,” ucap Oridek.

Baca juga: Pakai Motor Listrik, Bupati Asmat Keliling Sosialisasikan Pencegahan Covid-19

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal ia menjual patung patung tersebut dengan harga murah, Rp 250.000 sampai Rp 1,7 juta.

Berbeda dengan harga patung karya Krey. Karena sudah terkenal, Krey membandrol patungnya seharga Rp 25 juta sampai Rp 250 juta.

“Untuk patung patung karwar berukuran 50 sentimeter saya jual dengan harga Rp 2,5 juta sampai Rp 5 juta,” jelasnya.

Dari hasil menjual patungnya, setiap bulan Krey berpenghasilan rata-rata Rp 15 juta.

Baik Krey maupun Oridek mengaku, masih mengandalkan pameran untuk menjual patung patung mereka.

Celakanya, kegiatan pameran yang digelar pemerintah setempat, masih jarang, dan tidak rutin.

Krey mengakui, kerja sama para pematung dengan para pengelola hotel, penginapan, travel, dan pengelola tempat wisata lainnya, belum terjalin.

Dinas pariwisata setempat, dinilai belum cukup memberi perhatian usaha mereka.

Oleh karena itu, masing-masing perajin masih mengandalkan usaha sendiri untuk menjual karya mereka.

Gagap teknologi informasi masih menjadi ancaman mereka buat berpromosi.

“Saya cuma mengandalkan pembeli datang ke rumah saya,” keluh Oridek.

“Yang kami butuhkan itu pelatihan produksi, pelatihan pemasaran, serta bantuan dan pendampingan promosi,” tambah Krey.

Baca juga: Indeks Kemerdekaan Pers di Jakarta, Papua Barat, dan Papua Paling Rendah

Menurut dia, sampai saat ini sebenarnya ikon cinderamata dari tanah Papua yang paling menonjol, masih seni kriya, dan patung kayu dari khasanah budaya Papua.

Sayang, di Provinsi Papua Barat, kondisinya tak secerah di Provinsi Papua.

“Padahal masih banyak dongeng, dan fantasi di Provinsi Papua Barat yang tak kalah melimpahnya di banding di Provinsi Papua, yang belum tereksplorasi di seni kriya dan patung kayu orang orang Biak,” ucap Krey.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.