12 Rumah di Sumedang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Kompas.com - 27/09/2020, 08:09 WIB
Salah satu atap rumah di Kecamatan Wado, Sumedang, Jawa Barat rusak diterjang angin puting beliung, Sabtu (27/9/2020) sore. Dok. Satpol PP Sumedang/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHSalah satu atap rumah di Kecamatan Wado, Sumedang, Jawa Barat rusak diterjang angin puting beliung, Sabtu (27/9/2020) sore. Dok. Satpol PP Sumedang/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Sebanyak 12 rumah di Dusun Kisepat RW 02, Desa Sukapura, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat rusak diterjang angin puting beliung, Sabtu (27/9/2020) sore menjelang petang.

Kepala Satpol PP, Damkar, dan Linmas Kabupaten Sumedang Bambang Rianto mengatakan, angin puting beliung disebabkan hujan yang sangat lebat disertai angin kencang.

" Angin puting beliung terjadi saat hujan lebat disertai angin kencang. Akibat kejadian ini 12 rumah warga rusak ringan hingga berat," ujar Bambang kepada Kompas.com, Sabtu malam.

Baca juga: Rumah Tempat Penyimpanan Tabung Gas Elpiji Terbakar, 5 Orang Tewas

Bambang menuturkan, 27 jiwa yang menghuni 12 rumah tersebut selamat dari bencana alam ini.

Bambang menyebutkan, anggota Satpol PP bersama unsur lainnya langsung bergerak membantu evakuasi material bangunan, khususnya genteng yang berterbangan.

"Tidak ada korban jiwa, dan 27 jiwa yang menghuni rumah tersebut untuk saat ini tidak mengungsi. Kami bersama unsur lain membantu warga memperbaiki genteng rumah yang berterbangan akibat angin puting beliung tersebut," tutur Bambang.

Baca juga: Kota Sukabumi Catat Kematian Pertama akibat Corona, Pasien Punya Sakit Jantung

Bambang menyebutkan, 12 bangunan rumah yang rusak tersebut milik Ares Renaldi, Sapria, Arif Lukman, Deden Ita, Nana, Iis Jubaedah, Tarma, Cece, Ateng Kurnia, Kokom, dan Aji.

"Semua rumah yang rusak berada di RW, saat ini yang dibutuhkan lokasi pengungsian. Kebutuhan yang mendesak sembako, dan material genteng," kata Bambang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Regional
Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X