Rumah Tempat Penyimpanan Tabung Gas Elpiji Terbakar, 5 Orang Tewas

Kompas.com - 27/09/2020, 07:38 WIB
Foto: Petugas Damkar mengevakuasi jenazah dari lantai II usai api berhasil dipadamkan pada peristiwa kebakaran rumah di Jalan Penyabungan, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Minggu (27/9/2020) dini hari. KOMPAS.COM/Teguh PribadiFoto: Petugas Damkar mengevakuasi jenazah dari lantai II usai api berhasil dipadamkan pada peristiwa kebakaran rumah di Jalan Penyabungan, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Minggu (27/9/2020) dini hari.

PEMATANGSIANTAR, KOMPAS.com- Kebakaran melanda rumah di Jalan Penyabungan, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Pematangsiantar, Sumatera Utara.

Kebakaran terjadi pada Sabtu (26/9/2020) sekitar 19.45 WIB.

Petugas kebakaran berjibaku memadamkan api selama lebih tiga jam. Titik api baru dipastikan padam pada 23.00 WIB.

Baca juga: Ibu dan 2 Anaknya Tewas dalam Kebakaran Toko di Bireuen, Aceh

Akibat kejadian ini, satu keluarga penghuni rumah itu yang terdiri lima orang tewas terbakar.

Petugas pemadam kebakaran baru bisa mengevakuasi korban dari dalam rumah pada Minggu (27/9/2020) sekitar 00.30 WIB.

"Dari informasi pihak keluarga ada lima orang. Ada empat orang kita temukan di lantai dua, satu orang terjebak di dalam kamar mandi belakang di lantai bawah," kata Kabid pemadam Kebakaran (Damkar) Pemko Pematangsiantar, Joshua Sihaloho, ditemui di lokasi Minggu dini hari.

Dia mengakui petugas kebakaran di lokasi kesulitan memadamkan api.

Baca juga: Gudang Pakan Ternak di Salatiga Terbakar, Pemilik Merugi hingga Rp 500 Juta

Salah satu penyebabnya rumah berlantai tiga itu terdapat banyak tabung gas elpiji.

"Korban sudah kita evakuasi ke ruang instalasi jenazah rumah sakit umum. Kita mematikan api sampai tiga jam, memang ada kesulitan karena di dalam rumah ada tabung gas," kata Joshua.

Adapun korban meninggal yakni Ameng (68) mertua dari Yanti (39) dan anaknya Clarisa (15), Kendrik (13) dan Kenjiro (8).

Selain korban jiwa, sedikitnya ada dua unit mobil dan benda benda berharga seisi rumah hangus terbakar.

Hingga saat ini belum diketahui penyebab kebakaran.

Baca juga: Pemadam Kebakaran, Jalan Mediasi Rekonsiliasi Pascakonflik Antarsuku di Pontianak

Petugas dari Polres Pematangsiantar masih berada di lokasi untuk mengumpulkan informasi dan menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.

Saksi mata ditemui di lokasi mengatakan rumah tersebut juga menjadi tempat penyimpanan tabung gas elpiji.

Menurut warga, api begitu cepat menyasar seisi rumah setelah api yang melahap tabung gas elpiji.

Warga sempat melihat salah korban terjebak dalam rumah, tapi tidak dapat berbuat banyak karena api sudah melahap seisi rumah.

"Sempat tadi ada suara minta tolong," ujar Pandi (29) warga Timbang Galung yang melihat peristiwa itu.

Baca juga: Kebakaran di Bandara Umbu Mehang Kunda, Sumba Timur

Salah satu keluarga dekat korban yang berada di lokasi menangis histeris.

Dia sejak awal curiga sebab korban sudah tidak dapat dihubungi saat kebakaran terjadi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Regional
Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Regional
Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Regional
Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Regional
Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Regional
Teriak 'Bunuh..Bunuh', Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Teriak "Bunuh..Bunuh", Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Regional
Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Regional
Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Regional
Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Regional
13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

Regional
Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Regional
62 Kades di Jateng Langgar Netralitas Pilkada, Bawaslu Lapor ke Mendagri

62 Kades di Jateng Langgar Netralitas Pilkada, Bawaslu Lapor ke Mendagri

Regional
Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Komodo

Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Komodo

Regional
Ambisi Sumedang Jadikan Waduk Jatigede Wisata Kelas Dunia, Ingin Kalahkan Banyuwangi

Ambisi Sumedang Jadikan Waduk Jatigede Wisata Kelas Dunia, Ingin Kalahkan Banyuwangi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X