Cerita Wahyuni Melahirkan di Tepi Jalan Berlumpur, Beralas Tikar Pandan dan Dipayungi Warga

Kompas.com - 26/09/2020, 13:43 WIB
Sejumlah ibu-ibu membantu Wahyuni (38) saat melahirkan bayi di jalan berlumpur di Kepenghuluan Sungai Sanggam, Kecamatan Limau Kapas, Kabupaten Rohil, Riau, Kamis (24/9/2020). Dok. istimewaSejumlah ibu-ibu membantu Wahyuni (38) saat melahirkan bayi di jalan berlumpur di Kepenghuluan Sungai Sanggam, Kecamatan Limau Kapas, Kabupaten Rohil, Riau, Kamis (24/9/2020).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Wahyuni (38) warga Kepenghuluan (desa) Sungai Sanggam, Kecamatan Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir terpaksa melahirkan di jalan lumpur beralaskan tikar pandan dan dipayung warga.

Saat kejadian Kamis (24/9/2020) Wahyuni dibonceng suaminya, Syamsul Bahri (39) menggunakan sepeda motor.

Mereka sedang perjalanan menuju Puskesmas Panipahan yang berjarak lima kilometer dari rumahnya untuk memeriksakan kandungan.

Baca juga: Tak Kuat Lewati Jalan Rusak, Wahyuni Menepi dan Melahirkan di Jalan Berlumpur

Menurut Penghulu Pasir Limau Kapas Agus Salim, Wahyuni dan Syamsul harus melewati akses jalan berlumpur karena musim hujan.

Karena goncangan yang cukup kuat, Wahyuni kesakitan dan meminta suaminya untuk menepi. Padahal mereka belum sampai puskesmas.

Beberapa ibu yang tahu Wahyuni akan melahirkan langsung datang dan membantu perempuan yang hamil tua tersebut.

Di tepi jalan berlumpur itulah Wahyuni melahirkan bayi laki-laki.

Baca juga: Seorang Ibu Melahirkan di Puskesmas Tanpa Bantuan Petugas Medis

"Saat berhenti di pinggir jalan, beberapa orang ibu-ibu datang membantu membawakan tikar pandan dan juga payung. Tak lama setelah itu, Wahyuni melahirkan anak laki-laki. Kami bersyukur ibu dan bayi selamat," kata Agus.

Ia bercerita setiap masuk musim hujan, jalan yang dilewati Wahyuni dan Agus selalu berlumpur. Untuk itu ia berharap setelah kejadian tersebut, akses jalan bisa segera diperbaiki.

"Jalannya memang rusak dan berlumpur, inilah risikonya. Mudah-mudahan jalan ini bisa diperbaiki," ujar Agus.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Idon Tanjung | Editor: David Oliver Purba)

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Regional
Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Regional
4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

Regional
Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X