Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Kebun Sawit Ternyata Korban Begal, Pelaku Ditangkap

Kompas.com - 26/09/2020, 12:34 WIB
Tim Polres Binjai, Polsek Selesai dan Tim INAFIS Polres Binjai tiba di lokasi penemuan mayat di kebun sawit di Areal kebun PT. LNK Padang Brahrang di Afdeling II CR 14, Dusun VI Jenggi Kumawar B, Tj. Belok, Desa  Tanjung Merehe Kecamatan Selesai, Langkat pada Kamis (24/9/2020). Dok. Polres BinjaiTim Polres Binjai, Polsek Selesai dan Tim INAFIS Polres Binjai tiba di lokasi penemuan mayat di kebun sawit di Areal kebun PT. LNK Padang Brahrang di Afdeling II CR 14, Dusun VI Jenggi Kumawar B, Tj. Belok, Desa Tanjung Merehe Kecamatan Selesai, Langkat pada Kamis (24/9/2020).

KOMPAS.com - Mayat perempuan hamil yang ditemukan di kebun sawit PT LNK Padang Brahrang di Afdeling II CR 14, Dusun VI Jenggi Kumawar B, Tj Belok, Desa Tanjung Merahe, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (24/9/2020) pagi, ternyata korban begal.

Hal itu terungkap setelah polisi berhasil menangkap pelaku yang membunuh korban.

Diketahui, korban berinisial RA (23), seorang sekretaris ternak ayam telur di Desa Tanjung Merahe.

Baca juga: Kronologi Ditemukannya Mayat Sekretaris yang Hamil di Bawah Tumpukan Pelepah Sawit, Tubuh Penuh Luka

Sedangkan pelaku berinisial GZG (20). Ia ditangkap di Jalan Anggur, Kelurahan Bandar Senembah, Binjai Barat, enam jam setelah penemuan jasad korban.

"Sudah diamankan," kata Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Yayang Rizky Pratama, saat dikonfirmasi via aplikasi percakapan WhatsApp, Jumat (25/9/2020).

Kata Yayang, pelaku ditangkap setelah pihaknya mendapat informasi keberadaan tersangka yang membawa kabur sepeda motor milik korban, Honda Beat BK 4225 RAQ.

Baca juga: Polisi Ringkus Pembunuh Sekretaris Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Mendapat informasi itu, pihaknya langsung bergerak dan diketahui tersangka mengarah ke daerah Lincun, Binjai Barat.

Namun, saat akan ditangkap, tersangka melakukan perlawanan dan dengan terpaksa petugas memberikan tindakan tegas terarah di kaki kiri dan kanannya.

“Setelah mendapat perawatan lalu tersangka dan barang bukti diboyong ke Satreskrim Polres Binjai," ujarnya.

Baca juga: Butuh Biaya untuk Makan, Seorang Remaja di Pematangsiantar Diduga Menjual Pacarnya Rp 300.000, Dijual 9 Kali

Kata Yayang, motif pelaku yakni pencurian dengan kekerasan untuk mengambil harta korban.

"Tersangka melanggar Pasal 365 ayat 3 KUHP," tegasnya.

Sementara itu, dikutip dari TribunMedan.com, Kasubbag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya kepada tersangka bahwa ia melakukan aksinya seorang diri.

Baca juga: Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Bawah Tumpukan Pelepah Sawit

Kepada polisi, tersangka mengaku aksi itu baru pertama kali ia lakukan.

Awalnya, tersangka menusuk korban dengan menggunakan obeng pada bagian kepala atas dahi, kemudian menghantam kepala korban dengan batu hingga korban tewas di lokasi kejadian.

"Setelah meninggal, jasadnya dibuang ke areal perkebunan kelapa sawit," katanya dikutip dari TribunMedan.com.

Baca juga: Usai Diperkosa Tujuh Remaja Mabuk, Dua Siswi SMP Ini Jalan Kaki 10 Km Cari Bantuan

Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat perempuan hamil ditemukan tewas di bawah tumpukan pelepah sawit, di Afdeling II CR 14, Dusun VI Jenggi Kumawar B, Tj Belok, Desa Tanjung Merahe, Kecamatan Selesai, Sumatera Utara, Kamis (24/9/2020) sekitar pukul 07.30 WIB.

Diketahui, korban berinisial RA (23) seorang sekretaris ternak ayam telur di Desa Tanjung Merahe.

Jasad korban pertama kali ditemukan seorang warga bernama Dedy alias Dedet.

Saat ditemukan, pada tubuh korban ditemukan ada luka koyak 5 cm di bagian kening, 8 cm di telinga kanan dan remuk di batok kepala.

Baca juga: Pengakuan Pria Beristri yang Setubuhi Siswi SMA: Dia Jual, Saya Beli Rp 500.000

 

(Penulis : Kontributor Medan, Dewantoro | Editor : Farid Assifa)/TribunMedan.com



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Regional
Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Regional
Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Regional
Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Regional
Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Regional
BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

Regional
Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Regional
Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X