Kompas.com - 25/09/2020, 22:19 WIB
SENAM BERSAMA—Bupati Madiun, Ahmad Dawami senam bersama dengan tenaga kesehatan dan pasien covid-19 di RSUD Dolopo-Madiun. Aksi senam bersama pasien covid-19 dan nakes itu untuk menghapus stigma rumah sakit sebagai tempat penularan virus corona. KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWISENAM BERSAMA—Bupati Madiun, Ahmad Dawami senam bersama dengan tenaga kesehatan dan pasien covid-19 di RSUD Dolopo-Madiun. Aksi senam bersama pasien covid-19 dan nakes itu untuk menghapus stigma rumah sakit sebagai tempat penularan virus corona.

MADIUN, KOMPAS.com - Bupati Madiun Ahmad Dawami punya cara tersendiri untuk menghapus stigma rumah sakit menjadi tempat penularan Covid-19.

Bersama sejumlah pejabat, pria yang akrab disapa Kaji Mbing ini menggelar senam bersama seluruh tenaga medis dan pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Dolopo Kabupaten Madiun, Jumat (25/9/2020).

“Saya senam bersama tenaga medis dan pasien Covid-19 untuk mengubah stigma yang saat ini kental di masyarakat bahwa rumah sakit menjadi tempat penularan virus corona. Itu salah. Karena justru di rumah sakit prosedur penanganan pasien Covid-19 sangat ketat” kata Kaji Mbing.

Selain Kaji Mbing, senam bersama di halaman belakang RSUD Dolopo diikuti ratusan tenaga medis dan belasan pasien Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: WN Swiss Mengamuk di Rumah Sakit, Tak Terima Istrinya yang Suspek Covid-19 Diisolasi

Jarak antar peserta senam yang seluruhnya mengenakan masker sekitar dua meter. Sementara pasien Covid-19 yang mengikuti senam berdiri lebih jauh dari peserta umum.

Terdapat tali pembatasan sehingga pasien Covid-19 tak bisa menerobos masuk ke dekat tenaga medis dan rombongan bupati.

Menurut Kaji Mbing, munculnya stigma rumah sakit sebagai tempat penularan virus corona membuat warga takut berobat. Tak hanya itu, pasien yang dirawat di rumah sakit pun menjadi tidak nyaman dengan muncul stigma tersebut.

“Akibatnya orang-orang takut datang ke rumah sakit. Ketika ada ketakutan ke rumah sakit pasti ada keterlambatan penangananan dan ketidaknyamanan pasien yang datang kesini,” kata Kaji Mbing.

Kaji Mbing menegaskan, standar penanganan pasien Covid-19 di rumah sakit sangat ketat. Ia mencontohkan setiap pasien yang masuk dilakukan penelusuran dan pemeriksaan sehingga ada pemisahan mana yang terpapar atau sebaliknya.

“Terkecuali ada pasien yang dinyatakan positif langsung dibawa ke ruang isolasi. Pasien pun tidak akan melalui pintu depan melainkan lewat pintu samping,” kata Kaji Mbing.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X