Sekolah di Perbatasan RI-Malaysia Mulai Dibuka untuk Belajar Tatap Muka

Kompas.com - 25/09/2020, 21:09 WIB
Sejumlah pelajar SMPN I Lumbis Nunukan Kaltara mengikuti pembelajaran tatap muka, mereka di ajar sistem shift dengan 18 orang tiap shiftnya (Idrus) Kompas.com/Ahmad DzulviqorSejumlah pelajar SMPN I Lumbis Nunukan Kaltara mengikuti pembelajaran tatap muka, mereka di ajar sistem shift dengan 18 orang tiap shiftnya (Idrus)

NUNUKAN, KOMPAS.com – Sejumlah sekolah di perbatasan RI – Malaysia di Kecamatan Lumbis dan Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mulai dibuka untuk pembelajaran tatap muka.

"Sejauh ini sudah tiga sekolah SMP berjalan dengan normal. Besok Senin 28 September 2020, akan dibuka sekitar delapan sekolah lagi, semuanya masih di wilayah 3, masing masing Kecamatan Sebuku, Sembakung, Lumbis dan Kecamatan Krayan," ujar Kepala Seksi Dinas Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan kabupaten Nunukan Widodo saat dihubungi, Jumat (25/9/2020).

Widodo menjelaskan, prioritas sekolah yang dibuka ada di wilayah terisolasi sehingga tidak terjadi banyak lalu lintas orang dan barang atau minim perjalanan antar kota.

Baca juga: Talaud Zona Hijau Covid-19, Siswa SD dan SMP Kembali Belajar di Sekolah

Zona kuning penyebaran Covid-19 dianggap bukan lagi halangan dalam memulai pendidikan normal.

Sementara untuk wilayah Kota Nunukan dan Pulau Sebatik, masih butuh pertimbangan dan kehati hatian. 

Pasalnya, Nunukan memiliki dua pelabuhan yang menghubungkan perjalanan ke pulau lain yaitu Pelabuhan Tunon Taka Nunukan dan Pelabuhan Ferry Sei Jepun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara Pulau Sebatik terdapat Pelabuhan Sei Pancang yang melayani pelayaran ke Pulau Tarakan.

Baca juga: Soal Siswa Belum Dapat Bantuan Internet, Nadiem: Jangan Panik, Lapor ke Kepala Sekolah

"Kita pertimbangkan aspek epidemiologis, kalau wilayah tiga, lalu lalang atau perpindahan orang ke luar wilayah Kabupaten Nunukan bisa dikatakan minim. Jauh berbeda dengan Nunukan dan Sebatik, prevalensi masih tinggi dan masih ada kasus juga di Nunukan," tegasnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.