Kota Ambon Kembali Beralih ke Zona Oranye, PSBB Transisi Tetap Dilanjutkan

Kompas.com - 25/09/2020, 20:49 WIB
Ilustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19

AMBON, KOMPAS.com - Kota Ambon kembali menyandang status zona oranye setelah keluar dari zona merah penyebaran Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon Joy Adriansz mengatakan, status zona oranye berdasarkan evaluasi penyebaran Covid-19 yang dilakukan pemerintah pusat.

Baca juga: Suruh Istrinya Kembalikan Sebagian Emas Curian kepada Korban, Pencuri Ini Ditangkap

“Mulai hari ini Kota Ambon sudah keluar dari zona merah menjadi zona oranye. Dari hasil evaluasi terakhir skor Kota Ambon telah mencapai target menjadi 1.91,” kata Joy saat dihubungi Kompas.com, Jumat (25/9/2020).

Kota Ambon pernah keluar dari zona merah penyebaran Covid-19 pada 7 Juli 2020. Namun, dalam hitungan sebulan, Kota Ambon kembali masuk ke zona merah.

Joy mengungkapkan, ada tiga indikator yang membuat Kota Ambon kembali menyandang zona oranye. Di antaranya, penambahan pasien konfirmasi positif, jumlah kematian, dan tingkat kesembuhan.

Berdasarkan data, jumlah kesembuhan pasien Covid-19 di Ambon cukup tinggi. Meski, masih ada penambahan kasus positif dan pasien meninggal.

“Memang kemarin ada kasus kematian dan terkonfirmasi sedikit naik tapi kita punya tingkat kesembuhan cukup tinggi sehingga itu yang berpengaruh terhadap skor kita,” katanya.

Joy mengapresiasi seluruh lapisan masyarakat karena membantu pemerintah menangani penyebaran Covid-19.

“Tentu ini berkat kesadaran dan kerjasama semua lapisan masyarakat Kota Ambon. Kita berharap status ini bisa beralih lagi ke zona kuning hingga hijau sehingga kita bisa terbebas dari virus ini,” ungkapnya.

Meski telah menyandang status zona oranye, Pemkot Ambon masih melanjutkan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Baca juga: WN Swiss Mengamuk di Rumah Sakit, Tak Terima Istrinya yang Suspek Covid-19 Diisolasi

Saat ini, PSBB transisi di Kota Ambon telah memasuki tahan kelima.

Joy memastikan Pemerintah Kota Ambon melanjutkan PSBB transisi keenam pada pekan depan.

“Akan dilanjutkan dengan PSBB transisi tahap enam. Operasi Yustisi juga tetap dilakukan, secara gencar, agar semua patuh,“ katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Regional
Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

Regional
Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Regional
Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Regional
'Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi'

"Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi"

Regional
UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

Regional
Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X