Nekat Gelar Konser Dangdut, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Diperiksa Polisi

Kompas.com - 25/09/2020, 14:13 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo (Istimewa) KOMPAS.com/Tresno SetiadiWakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo (Istimewa)

SEMARANG, KOMPAS.com - Konser dangdut yang digelar di Lapangan Tegal Selatan, Kota Tegal pada Rabu (23/9/2020) malam berbuntut pemanggilan penyelenggara pihak kepolisian.

Penyelenggara yang diduga merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo itu menjalani pemeriksaan untuk memberikan keterangan terkait konser yang mengundang ribuan warga tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, Kombes Wihastono Yoga membenarkan pemanggilan Wasmad untuk diperiksa oleh pihak kepolisian.

"Iya benar (Wakil Ketua DRPD Kota Tegal) diperiksa," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (25/9/2020).

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Tegal Meminta Maaf, Akui Lalai Gelar Dangdutan Saat Pandemi

Pemeriksaan Wasmad tidak dilakukan di Mapolda Jateng di Kota Semarang, namun dilakukan di Polres Kota Tegal.

"Iya di Kota Tegal. Kita lengkapi dulu pemenuhan alat bukti dan pemberkasan," ucapnya.

Sebelumnya acara pernikahan dengan pentas hiburan dangdut akhirnya jadi digelar di Lapangan Tegal Selatan, Kota Tegal pada Rabu (23/9/2020) malam.

Sejumlah poster pentas dangdutan dalam acara pernikahan dan sunatan itu juga viral di media sosial.

Unggahan gambar acara tersebut sempat direspons di akun Twitter Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Mengetahui acara tersebut jadi digelar, hari ini Kamis (24/9/2020) Ganjar langsung menelepon Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

30 Nakes di Kabupaten Semarang Alami Pusing dan Gatal Usai Divaksin

30 Nakes di Kabupaten Semarang Alami Pusing dan Gatal Usai Divaksin

Regional
Kala Korban Gempa di Mamuju Jalani Operasi Caesar Dalam Tenda

Kala Korban Gempa di Mamuju Jalani Operasi Caesar Dalam Tenda

Regional
Hujan Deras, Dua Jembatan Penghubung Dusun dan RT di Jember Ambruk

Hujan Deras, Dua Jembatan Penghubung Dusun dan RT di Jember Ambruk

Regional
PT IWIP Buka 12.000 Lowongan Kerja, Posisi Apa Saja?

PT IWIP Buka 12.000 Lowongan Kerja, Posisi Apa Saja?

Regional
Relawan yang Bertugas di Barak Pengungsian Purwobinangun Sleman Jalani Swab Antigen

Relawan yang Bertugas di Barak Pengungsian Purwobinangun Sleman Jalani Swab Antigen

Regional
Emil Dardak Terima Vaksin Covid-19 Kedua: Alhamdulillah Semua Lancar

Emil Dardak Terima Vaksin Covid-19 Kedua: Alhamdulillah Semua Lancar

Regional
Kronologi Aipda DS Dirampas Ponselnya dan Dianiaya dengan Katana, Bermula Bubarkan Remaja yang Main Game Online

Kronologi Aipda DS Dirampas Ponselnya dan Dianiaya dengan Katana, Bermula Bubarkan Remaja yang Main Game Online

Regional
Rumah Sepi, Dipanggil Tak ada yang Menjawab, Ayah, Ibu, dan Anaknya Ternyata Tewas di Kamar

Rumah Sepi, Dipanggil Tak ada yang Menjawab, Ayah, Ibu, dan Anaknya Ternyata Tewas di Kamar

Regional
Akun Palsu di Facebook Mengaku Bupati Purwakarta, Minta Uang dan Pulsa

Akun Palsu di Facebook Mengaku Bupati Purwakarta, Minta Uang dan Pulsa

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Jarak Luncur 2.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Jarak Luncur 2.000 Meter

Regional
Vaksinasi Tahap Pertama Nakes di Jateng Ditargetkan Rampung Hari Ini

Vaksinasi Tahap Pertama Nakes di Jateng Ditargetkan Rampung Hari Ini

Regional
Longsor Putus Ruas Jalan Wonogiri-Yogya-Pacitan

Longsor Putus Ruas Jalan Wonogiri-Yogya-Pacitan

Regional
Sebut Vaksin Hancurkan Rakyat Indonesia, Pegawai Honorer Pemprov Kalbar Terancam Penjara 6 Tahun

Sebut Vaksin Hancurkan Rakyat Indonesia, Pegawai Honorer Pemprov Kalbar Terancam Penjara 6 Tahun

Regional
Pelaku Fetish Kain Jarik Dituntut 8 Tahun Penjara, Denda Rp 50 Juta

Pelaku Fetish Kain Jarik Dituntut 8 Tahun Penjara, Denda Rp 50 Juta

Regional
Diterkam Buaya dan Diseret ke Perairan, Jasad Dandi Ditemukan di Hutan Bakau 4 Hari Kemudian

Diterkam Buaya dan Diseret ke Perairan, Jasad Dandi Ditemukan di Hutan Bakau 4 Hari Kemudian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X