5 Pengedar Narkotika Jaringan Lapas Jambi Ditangkap

Kompas.com - 25/09/2020, 12:16 WIB
Pihak kepolisian saat konferensi pers penangkapan pengedar narkoba yang dikendalikan dari dalam Lapas KOMPAS.com/SuwandiPihak kepolisian saat konferensi pers penangkapan pengedar narkoba yang dikendalikan dari dalam Lapas


JAMBI, KOMPAS.com - Polda Jambi meringkus lima pengedar narkoba yang dikendalikan jaringan lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Provinsi Jambi.

Lima orang tersebut yaitu, MK (34), SR (40), HR (38) BB (51) dan RZ (42) yang semuanya merupakan warga Kota Jambi.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jambi Kombes Dewa Putu Gede Arta mengatakan, penangkapan ini dilakukan oleh Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi pada Minggu (20/9/2020).

Baca juga: Cerita Pria yang Dituduh Mencuri, Ditahan dan Disiksa hingga Dihukum Secara Tidak Adil

"Lima pelaku ditangkap di tempat yang berbeda. Total empat TKP, namun semuanya di Kecamatan Kota Baru," kata Arta saat konferensi pers di Mapolda Jambi, Kamis (24/9/2020).

Arta mengatakan, kelima pelaku mengaku bahwa ada sebagian sabu yang sudah terjual dari total 1 kilogram sabu.

Adapun barang bukti yang dikumpulkan hanya 553 gram. Sementara selebihnya sudah dijual  dan saat ini masih didalami polisi.

Selain itu, polisi mengamankan 7 ponsel, 1 mobil, timbangan, uang dan plastik kosong.

Baca juga: Jambi Kekurangan Pabrik Pengolahan Sawit, Apa Dampaknya ke Petani?

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa ada seorang napi di dalam Lapas di Provinsi Jambi yang mengendalikan peredaran narkotika ini.

"Didapatkan seorang napi yang mengendalikan peredaran narkotika, tapi ini masih didalami lagi. Sekarang dua orang dalam pencarian," kata Arta.

Para pelaku mengaku mendapatkan sabu dari daerah Tungkal dan rencananya akan diedarkan ke beberapa wilayah di Provinsi Jambi.

"Barang Ini diedarkan ke daerah perbatasan, Bayung Lincir, Sumatera Selatan. Kemudian Muaro Jambi dan Kota Jambi," kata dia.

"Para pelaku terancam pidana penjara seumur hidup," kata Arta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Regional
Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

Regional
Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Regional
Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Regional
'Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi'

"Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi"

Regional
UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

Regional
Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X