Muncul Klaster Covid-19, Semua Ponpes di Banyumas Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Kompas.com - 25/09/2020, 11:09 WIB
Akses masuk ke pondok pesantren di Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ditutup, Kamis (24/9/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINAkses masuk ke pondok pesantren di Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ditutup, Kamis (24/9/2020).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah, meminta semua pondok pesantren ( ponpes) memperketat protokol kesehatan.

Hal itu menyusul adanya 138 santri di dua ponpes berbeda yang terpapar virus corona (Covid-19).

"Kami sudah berkoordinasi dengan tokoh-tokoh agama, kesimpulannya meminta bupati untuk membuat surat ke ponpes supaya bisa belajar dari kasus yang terjadi ini," kata Bupati Banyumas Achmad Husein melalui sebuah video yang dikutip, Jumat (25/9/2020).

Pihaknya juga akan membentuk tim kecil untuk mengedukasi ke semua ponpes agar lebih memperketat protokol kesehatan.

"Supaya lebih tahu dan lebih peduli, khususnya kepada guru dan orang tua atau komorbid supaya tidak terpapar dari santri. Santri jangan keluar pondok, dan orang luar jangan masuk, diusahakan steril," ujar Husein.

Baca juga: Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sadiyanto.

Dia mengatakan, ponpes diimbau untuk sementara waktu tidak menerima tamu atau kunjungan dari luar.

"Untuk ponpes lain, kami imbau untuk menerapkan protokol kesehatan seketat mungkin. Kalau bisa lockdown lokal ponpes selama 14 hari. Siapa saja yang ada di dalam jangan keluar, kecuali untuk kepentingan yang sangat mendesak," kata Sadiyanto.

Menurut Sadiyanto, berdasarkan informasi yang diterima di Banyumas, sedikitnya terdapat 30.000 santri yang tersebar di berbagai ponpes.

Baca juga: 127 Santri Positif Covid-19, 2 Ponpes di Banyumas Lockdown

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 127 santri di sebuah ponpes di Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara, terkonfirmasi positif Covid-19.

Ponpes tersebut telah ditutup sementara selama 14 hari ke depan sejak kemarin.

Penutupan sementara juga diberlakukan di sebuah ponpes di Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, sejak beberapa waktu lalu.

Pasalnya, berdasarkan tes swab yang dilakukan beberapa tahap, total terdapat 11 santri yang positif Covid-19.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X